Indikator kinerja digunakan untuk meyakini bahwa kinerja yang terliahan
di setiap harinya menunjukan kemapuan untuk mencapai tujuan perusahaan
dimana dia berkerja. Indikator kinerja Menurut Bangun (2012, p. 234) untuk
mengukur kinerja dapat menggunakan indikator sebagai berikut.
- Jumlah pekerjaan.
Menunjukkan jumlah pekerjaan yang dihasilkan individu atau kelompok
sebagai persyaratan yang menjadi standar pekerjaan. - Kualitas pekerjaan.
Setiap pegawai dalam suatu instansi harus memenuhi persyaratan tertentu
untuk dapat menghasilkan pekerjaan sesuai kualitas yang dituntut suatu
pekerjaan tertentu. - Ketetapan Waktu.
Setiap pekerjaan memiliki karakteristik yang berbeda, untu jenis pekerjaan
tertentu harus diselesaiakan tepat waktu, karena memiliki ketergantungan atas
pekerjaan lainnya. - Kehadiran.
Suatu jenis pekerjaan tertentu menuntut kehadiran pegawai dalam
mengerjakannya sesuai waktu yang ditentukan
