Pemasaran langsung merupakan hubungan langsung
dengan konsumen individual yang ditargetkan secara cermat
untuk memperoleh respon segera dan membangun hubungan
dengan pelanggan yang erat, seperti pengguna langsung,
telepon, internet, televisi, email, dan sarana lain untuk
berkomunikasi secara langsung dengan konsumen.
Pemasar dapat memilih sarana yang dianggap sesuai
untuk mempromosikan jasa yang dipasarkan. Ada beberapa
faktor yang harus diperhatikan dalam promosi (Lupiyoadi &
Hamdani, 2011:79), yaitu:
- Identifikasi terlebih dahulu audiens targetnya: hal ini
berhubungan dengan segmentasi pasar. - Tentukan tujuan promosi: apakan untuk menginformsikan,
mempengaruhi, atau mengingatkan. - Kembangkan pesan yang disampaikan: hal ini berhubungan
dengan isi pesan (apa yang disampaikan), struktur pesan
(bagaimana menyampaikan pesan secara logis), gaya pesan
(ciptakan bahasa yang kuat), sumber pesan (siapa yang
harus menyampaikannya). - Pilih bauran komunikasi: apakah itu komunikasi personal
(personal communication) atau kumunikasi non-personal
(non-personal communication).
Sementara itu Tjiptono, F., (2011:88) menyatakan
bahwa, promosi merupakan salah satu faktor penentu
keberhasilan suatu program pemasaran, karena produk dengan
kualitas baik, bila konsumen belum pernah mendengar dan
tidak yakin bahwa produk itu akan berguna bagi mereka, maka
konsumen tidak akan membelinya. Dalam penelitian yang
dilakukan penulis, penulis akan mengambil inidkator antara
lain :
a. Perikalanan (Advertising)
b. Promosi Penjualan (Sales Promotion)
c. Penjualan Personal (Personal Selling)
d. Hubungan Masyarakat (Public Relation)
e. Pemasaran Langsung (Direct Marketing)
