Loyalitas Konsumen


Loyalitas konsumen adalah sebagai komitmen atau kesetiaan konsumen
pada merek, toko, pemasok, terlihat pada pembelian ulang yang teratur
berdasarkan sikap yang positif yang ada pada konsumen (Tjiptono, Manajemen
Jasa, 2000). Loyalitas konsumen secara umum diartikan sebagai kesetiaan atau
konsisten seseorang atas produk, baik barang atupun jasa tertentu. Konsumen
yang terikat pada merek tertentu adalah konsumen yang setia atau konsisten dan
akan membeli produk yang sama sekalipun tersedia banyak pilihan lainnya
(Tjipono, 2007).
Menurut (Kotler & Keller, 2012), loyalitas atau kesetiaan didefinisikan
sebagai komitmen yang dipegang kuat untuk membeli atau berlangganan lagi
produk atau jasa tertentu di masa depan. Loyalitas sebagai besarnya konsumsi
dan frekuensi pembelian yang digunakan oleh konsumen suatu perusahaan dan
menurut (Mittal, 2004) loyalitas konsumen adalah sikap yang positif dan terlihat
dari pembelian ulang yang teratur yang dilakukan oleh konsumen terhadap suatu
merek toko, atau pemasok. Loyalitas adalah sikap terhadap produk terwujud dan
kemudian memutuskan membeli atau tidak dan di ekspresikan oleh konsumen
dalam bentuk perasaan suka atau tidak suka (Dharmestha, 2002) Loyalitas tinggi
apabila konsumen mempunyai keteguhan pada produk atau jasa yang dipilih,
sedangkan loyalitas rendah apabila konsumen mudah terpengaruh dengan
produk milik orang lain. Indikator yang digunakan adalah diacu dari (Kotler &
Keller, 2012) :
a. Pembelian ulang
Pembelian ulang adalah kemampuan konsumen untuk melakukan
pembelian ulang.
b. Rekomendasi
Rekomendasi adalah penyampaian secara langsung mengenai
pengalaman pembelian yang baik yang dilakukan oleh konsumen kepada
orang lain