Jenis Lingkungan Kerja


Lingkungan kerja di dalam perusahaan/instansi sangat penting untuk
diperhatikan oleh pimpinan oleh karena lingkungan kerja yang baik mempunyai
pengaruh terhadap efektifitas yang bekerja dalam perusahaan. Di dalam usaha
untuk membuat perencanaan lingkungan kerja maka perlu mengkaji dan
menentukan aspek-aspek pembentuk lingkungan kerja itu sendiri
Menurut Sadarmayanti (2020:19) menyatakan bahwa secara garis besar,
lingkungan kerja terbagi menjadi 2 (dua) jenis yaitu :

  1. Lingkungan kerja fisik
    Lingkungan kerja fisik adalah semua keadaan berbentuk fisik yang
    terdapat disekitar tempat kerja yang dapat mempengaruhi karyawan baik secara
    langsung maupun tidak langsung. Lingkungan kerja fisik dapat dibagi dalam
    dua kategori, yaitu :
    a. Lingkungan yang langsung berhubungan dengan pegawai seperti : pusat
    kerja, kursi, meja, dan sebagainya
    b. Lingkungan perantara atau disebut juga lingkungan kerja yang
    mempengaruhi kondisi manusia, misalnya temperatur, kelembaban,
    sirkulasi udara, pencahayaan, kebisingan, getaran mekanis, bau tidak
    sedap, warna, dan lain-lain.
    Untuk dapat memperkecil pengaruh lingkungan fisik terhadap pegawai,
    maka langkah pertama adalah harus mempelajari manusia, baik mengenai fisik
    dan tingkah lakunya.
  2. Lingkungan kerja non fisik
    Lingkungan kerja non fisik adalah keadaan lingkungan tempat kerja
    karyawan yang berupa suasana kerja yang harmonis dimana terjadi hubungan
    atau komunikasi antara bawahan dengan atasan (hubungan vertikal) serta
    hubungan antar sesama karyawan (hubungan horizontal). Dengan adanya
    suasana kerja dan komunikasi yang harmonis, maka karyawan akan merasa
    betah di tempat kerja sehingga pekerjaan yang dilakukan dapat terlaksanakan
    dengan baik, dengan efektif dan efisien.
    Sedarmayanti (2020:50) menyatakan bahwa lingkungan kerja non fisik
    adalah semua keadaan yang terjadi berkaitan dengan hubungan kerja, baik
    dengan atasan, bawahan maupun sesama rekan kerja. Lingkungan kerja non
    fisik ini juga merupakan kelompok lingkungan kerja yang tidak dapat
    diabaikan.