Menurut Agus Tulus Muhammad, dalam Manajemen Sumber Daya
Manusia (2003:355), mengatakan kuantitas yaitu jumlah yang harus
diselesaikan atau dicapai. Pengukuran kuantitatif melibatkan perhitungan
keluaran dari proses atau pelaksanaan kegiatan. Ini berkaitan dengan jumlah
keluaran yang dihasilkan. Anwar Prabu Mangkunegara (2005:18-19),
Mengatakan aspek kuantitatif antara lain:
a. Proses kerja dan kondisi pekerjaan – Waktu yang dipergunakan atau
lamanya melaksanakan pekerjaan
b. Jumlah kesalahan dalam melaksanakan pekerjaan, dan
c. Jumlah dan jenis pemberian pelayanan dalam bekerja.
Kuantitas adalah banyaknya sesuatu baik benda maupun dalam bentuk
sifat (Hasan Alwi, 2005:603). Kuantitas kerja diukur dengan indikator:
a. Jumlah pekerjaan yang diselesaikan
b. Kecepatan dalam bekerja
c. Memperhatikan efektivitas hasil kerja
