Indikator Kinerja Pegawai


Indikator Kinerja Pegawai menurut Hasibuan (2012) salah satu indikator
yang dapat dijadikan gambaran kinerja seorang pegawai yaitu:

  1. Kualitas kerja : Kualitas kerja adalah seberapa baik seorang pegawai
    mengerjakan apa yang seharusnya dikerjakan.
  2. Kuantitas kerja : Kuantitas kerja adalah seberapa lama seorang pegawai
    bekerja dalam satu harinya. Kuantitas kerja ini dapat dilihat dari
    kecepatan kerja setiap pegawai itu masing-masing.
  3. Kedisiplinan: Mencerminkan kepatuhan pegawai dalam memenuhi
    peraturan-peraturan yang ada dan melakukan pekerjaannya sesuai
    dengan instruksi yang diberikan kepadanya.
  4. Kerjasama : Kesediaan pegawai berprestasi dan bekerja sama dengan
    pegawai lainnya secara vertikal dan horizontal didalam maupun diluar
    pekerjaannya.
  5. Tanggung jawab : Kesediaan pegawai dalam mempertanggung
    jawabkan kebijaksanaanya, dan hasil kerjanya, sarana dan prasarana
    yang digunakannya, serta perilaku kerja nya.
    Khusus pegawai PNS indikator kinerja pegawai mengacu ke SKP (Sasaran
    Kinerja PNS) dan perilaku penilaian kinerja yangg meliputi : Orientasi pelayanan,
    integritas, komitmen, disiplin, kerjasama, kepemimpinan. Indikator-indikator
    PNS Ini tidak ada bedanya sama dengan yang dikemukakan oleh Hasibuan.
    Indikator Kinerja Pegawai Menurut Afandi (2018:83) Kinerja adalah hasil
    kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau kelompok orang dalam suatu
    perusahaan sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing- masing dalam
    upaya pencapaian tujuan organisasi secara illegal, tidak melanggar hukum dan
    tidak bertentangan dengan moral dan etika.
    Menurut Affandi (2018:89) indikator-indikator kinerja pegawai adalah
    sebagai berikut
    1) Kuantitas hasil kerja
    Segala macam bentuk satuan ukuran yang berhubungan dengan jumlah hasil
    kerja yang bisa dinyatakan dalam ukuran angka atau padanan angka lainnya.
    2) Kualitas hasil kerja
    Segala macam bentuk satuan ukuran yang berhubungan dengan kualitas atau
    mutu hasil kerja yang dapat dinyatakan dalam ukuran angka atau padanan
    angka lainnya.
    3) Efisiensi dalam melaksanakan tugas
    Berbagai sumber daya secara bijaksana dan dengan cara yang hemat biaya.
    4) Disiplin kerja
    Taat kepada hukum dan peraturan yang berlaku
    5) Inisiatif
    Kemampuan untuk memutuskan dan melakukan sesuatu yang benar tanpa
    harus diberi tahu, mampu menemukan apa yang seharusnya dikerjakan
    terhadap sesuatu yang ada di sekitar, berusaha untuk terus bergerak untuk
    melakukan beberapa hal walau keadaan terasa semakin sulit.
    6) Ketelitian
    Tingkat kesesuaian hasil pengukuran kerja apakah kerja itu sudah mencapai
    tujuan apa belum.
    7) Kepemimpinan
    Proses mempengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada
    pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi.
    8) Kejujuran
    Salah satu sifat manusia yang cukup sulit untuk diterapkan.
    9) Kreativitas
    Proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau yang melibatkan
    pemunculan gagasan