Menurut Sedarmayanti dalam Marzani (2017:3) mengemukakan bahwa
lingkungan kerja terbagi menjadi 2 jenis, antara lain sebagai berikut :
- Lingkungan kerja fisik
Lingkungan kerja fisik merupakan segala bentuk keadaan fisik yang terdapat
disekitar tempat kerja yang dapat mempengaruhi karyawan baik secara
langsung maupun secara tidak langsung. Misalnya penerangan, suhu udara,
ruang gerak, keamanan, kebersihan, music dan lain-lain yang menjadi setiap
aspek dari gejala fisik dan sosial-kultural yang mengelilingi atau
mempengaruhi individu. - Lingkungan kerja non fisik
Lingkungan kerja non fisik merupakan semua keadaan yang terjadi yang
berkaitan dengan hubungan kerja, baik hubungan dengan atasan maupun
hubungan dengan bawahan. Semangat kerja seorang karyawan sangat
dipengaruhi oleh keadaan lingkungan kerja non fisik, misalnya seperti ubungan
dengan sesama karyawan dengan pimpinannya. Apabila hubungan seorang
karyawan dengan karyawan lain dan dengan pimpinan berjalan dengan 1baik,
maka dapat membuat karyawan merasa lebih nyaman, betah berada di
lingkungan kerjanya sehingga semangat kerja karyawan akan meningkat dan
kinerja karyawan pun tentunya ikut meningkat juga.
