Indikator Kepuasan Kerja


Beberapa ahli telah mengemukakan tentang indikator untuk mengukur
kepuasan kerja, salah satu diantaranya adalah seperti yang dikemukakan oleh Keith
Davis dalam Sudaryo, Agus & Nunung (2018) bahwa untuk mengukur kepuasan
kerja dapat diketahui dengan menggunakan indikator-indikator sebagai berikut :

  1. Perputaran (turnover)
  2. Tingkat ketidakhadiran (absence) kerja
  3. Umur
  4. Tingkat pekerjaan
    Berdasarkan pendapat Keith Davis yang dalam Sudaryo, Agus & Nunung
    (2018) terdapat 4 (empat) indikator yang dapat digunakan untuk mengukur kepuasan
    kerja, maka dapat diuraikan sebagai berikut :
    Perputaran (turnover), apabila kepuasan kerja yang dirasakan oleh karyawan
    tinggi, maka turnover akan rendah. Sedangkan para karyawan yang kurang puas
    biasanya turnover-nya akan tinggi.
    Tingkat ketidakhadiran (absence) kerja, karyawan yang kurang puas cenderung
    tingkat kehadirannya (absence) tinggi. Mereka tidak hadir kerja dengan alasan yang
    tidak logis dan subjektif.
    Umur, adanya kecenderungan karyawan yang tua lebih merasa puas daripada
    karyawan yang berumur relatif muda. Hal ini diasumsikan bahwa karyawan yang
    lebih tua lebih berpengalaman untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan
    pekerjaan. Sedangkan karyawan usia muda biasanya mempunyai harapan ideal
    tentang dunia kerja, sehingga apabila antara harapannya dengan realitas kerja terdapat
    kesenjangan atau tidak keseimbangan dapat menyebabkan mereka menjadi tidak
    puas.
    Tingkat pekerjaan, pegawai-pegawai yang menduduki tingkat pekerjaan yang
    lebih tinggi cenderung lebih puas daripada pegawai yang menduduki tingkat
    pekerjaan yang lebih rendah. Pegawai-pegawai yang tingkat pekerjaannya lebih
    tinggi menunjukkan kemampuan kerja yang baik, dan aktif dalam mengemukakan
    ide-ide, serta kreatif dalam bekerja.
    Sedangkan menurut pendapat Smith, Kendall dan Hulin dalam Nimran &
    Amirullah (2015) mengemukakan indikator kepuasan kerja meliputi :
  5. Kepuasan terhadap pekerjaan itu sendiri
  6. Kepuasan terhadap pembayaran
  7. Kepuasan terhadap promosi
  8. Kepuasan terhadap supervisi
  9. Kepuasan terhadap teman sekerja