Country Of Origin (Negara Asal)


Country of origin merupakan negara asal dari suatu produk. Untuk menunjukan
country of origin seringkali ditulis dengan “made in” atau buatan pada produk.
Banyak yang kemudian sangat familiar dengan kata made in sehingga melihat kata
made in pada produk kemasan, mereka langsung mengartikan produk tersebut
berasal dari negara tertentu. Misal jika pada kemasan produk terdapat “Made In
USA” maka produk tersebut buatan Amerika Serikat (Kagean, 2013). Konsumen
cenderung mengevaluasi sebuah produk berdasarkan informasi negara asal atau
county of originnya (E Listiana, 2014). Definisi lain dari country of origin adalah
sekumpulan asosiasi mental dan kepercayaan seseorang akan suatu produk yang
dipicu oleh negara asal produk (Kotler & Keller, 2016). Dari beberapa pengertian
tersebut, dapat disimpulkan bahwa country of origin merupakan image sebuah
produk yang dipicu oleh asal negara dimana produk tersebut diproduksi. Kotler dan
Keller (2016) mengungkapkan beberapa penelitian dan menemukan beberapa hal
sebagai berikut:
a. Konsumen terkadang bersikap etnosentris dan cenderung nasionalis
terhadap produk dari negara sendiri, kecuali konsumen yang berasal
dari negara berkembang.
b. Semakin baik citra dari sebuah negara, maka semakin baik label
“Made In..: untuk ditampilkan.
c. Dampak dari negara asal atau country of origin bervariasi tergantung
jenis produk. Sebagai contoh, konsumen ingin tahu asal sebuah mobil
dibuat, tetapi berbeda halnya dengan oli pelumas.
d. Di Beberapa negara, konsumen memahami reputasi barang tertentu
berdasarkan negara asalnya: misalnya, Jepang untuk mobil dan barang
elektronik; Amerika Serikat untuk inovasi berteknologi tinggi,
minuman.
e. ringan, rokok, celana jeans; Prancis untuk anggur, parfum dan barang
barang mewah.
f. Terkadang persepsi country of origin dapat mencakup semua jenis
produk dari sebuah asal negara. Dalam sebuah penelitian, konsumen
China di Hongkong menganggap produk yang berasal dari Amerika
Serikat sebagai produk yang memiliki prestis, produk asal Jepang
yang inovatif dan produk China dengan harga murah