Pemasaran


Bagi sebuah perusahaan, pemasaran menjadi salah satu elemen penting
untuk dapat mencapai suatu tujuan perusahaan. Pemasaran merupakan hal pokok
bagi perusahaan yang dilakukan sebelum proses produksi sampai pada saat
produk berada di pasaran. Menurut Jurnal Dit. Jend. Perdagangan Luar Negri
(1995) dalam Tresnati (2002), pemasaran hijau adalah pemasaran yang ditujukan
untuk melayani kebutuhan konsumen akhir, baik individu maupun lembaga yang
memiliki kepedulian terhadap lingkungan dengan mempertimbangkan tuntutan
yang diajukan konsumen hijau.
Menurut Zhang dan Zhang (1999), seperti yang dikutip oleh Karlina
(2009) mendefinisikan pemasaran dalam dua kategori. Kategori yang pertama
yaitu “pemasaran hijau” dalam arti sempit adalah cara khusus pemasaran yang
dibangun atas dasar pemasaran konvensional dan penargetan produk hijau.
Kategori yang kedua dalam arti luas, “pemasaran hijau” yaitu mencakup seluruh
rangkaian ide-ide, metode, dan proses dari tujuan pemasaran perusahaan.
Menurut Jain dan Kaur (2004) dalam Chen et al (2012) pemasaran hijau
sudah semakin berkembang luas untuk memuaskan kebutuhan hijau pada area
pemasaran. Pemasaran hijau merupakan sebuah proses yang didalamnya termasuk
keseluruhan aktivitas pemasaran yang berkembang cepat dan mempertahankan
sikap dan perilaku kepedulian lingkungan konsumen.
Menurut Polonsky (2010) dalam Wu et al (2014) mendefinisikan
pemasaran hijau sebagai seluruh aktivitas yang dirancang oleh perusahaan dalam
rangka memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen dengan dampak yang
minimal terhadap lingkungan. Kesadaran konsumen akan pemasaran ramah
lingkungan (green marketing) artinya konsumen sadar bahwa pemasaran ramah
lingkungan mencakup keseluruhan kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan pada
saat melakukan promosi produk manufaktur dan jasa yang memiliki dampak
positif terhadap lingkungan atau alternatif mengurangi dampak negatif pada
lingkungan (Wu et al, 2014)