Setelah di pahami alangkah baiknya pemahaman kita tentang pemasaran
(Marketing) tersebut dilengkapi dengan pemahaman fungsi_fungsi dari pemasaran
yang fundamental (dasar). Karna pemasaran itu sendiri meupakan aktifitas yang
kompleks dalam usaha untuk menyampaikan informasi produk atau layanan jasa,
penawaran dan negosiasi, penyaluran produk kepada konsumen, yang di lakukan oleh
suatu institusi atau badan usaha secara sistematis dan terencana, maka tentunya
terdapat fungsi – fungsi yang mendukung suatu konsep dalam pemasaran. Adapun
fungsi – fungsi pemasaran adalah sebagai berikut:
- Fungsi Pertukaran (Exchange)
Produk yang telah di hasilkan oleh produsen haruslah terjual sekurang
- kurangnya satu kali dalam proses pemasaran. Dalam fungsi pemasaran akan
melibatkan beberapa kegitan yang meliputi pengangkutan dan pengalihan hak
milik dari satu pihak kepada pihak lain yang ada di dalam sistem pemasaran
tersebut.Dalam fungsi pertukaran, terdapat dua fungsi lain yang mendukung
fungsi pertukaran, fungsinya :
Fungsi Penjualan
Esensi dari fungsi penjualan adalah mempertemukan penjual dan
pembeli (permintaan dan penawaran) baik itu secara langsung maupun tidak
langsung dengan melaui perantara seperti para agen, sales, dan
lainsebagainya.Adapun fungsi tambahan dalam esensi fungsi penjualan adalah
sebagai berikut: - Perencanaan dan pengembangan produk.
- Mencari kontak (membuat kontak dengan para pembeli).
- Menciptakan permintaan (Mendorong para pembeli membeli produk).
- Melakukan negosiasi (Syarat serta kondisi penjualan harus
dirundingkan). - Melakukan kontak (persetujuan akhir penjualan).
Fungsi Pembelian
Esensi dari fungsi pembelian yaitu seluruh aktifitas atau hal
yang penting untuk di perhatikan dalam rangka mendapatkan produk
atau layanan jasa yang sesuai dengan kriteria baik itu kualitas maupun
kuantitas seperti yang di inginkan konsumen.Kemudian mengusahakan
produk yang sesuai kriteria tersebut siap dipergunakan pada waktu,
kondisi, dan tempat tertentu dengan harga yang kompetitif. Selain itu,
terdapat fungsi tambahan yang mendukung fungsi pembelian, yaitu : - Perencanaan (Menentukan kritenia produk atau jasa)
- Mencari kontak (Mencari penjual produk sesuai kriteria)
- Assembling (Pengumpulan produk – produk)
- Negosiasi (Syarat serta kondisi pembelian harus dirundingkan)
- Kontak (kontrak jual beli dan perpindahan hak milik
- Fungsi Penyimpanan dan Pendistribusian (Storage and Distribution)
Penyimpanan dan pendistribusian merupakan fungsi pemasaran yang
kedua, dimana produk – produk yang telah di hasilkan oleh produsen perlu
untuk di simpan dalam waktu tertentu dan kemudian di distribusikan kepada
para agen – agen atau bahkan langsung kepada para konsumen, sehingga
waktu dan tempat merupakan hal penting untuk lebih di perhatikan. Fungsi
yang kedua ini meliputi :
- Pemrosesan (Produk di proses (pengolahan dan pengemasan) untuk
siap di jual kepada konsumen) - Penyimpanan atau Penggudangan ( Menyimpan produk yang telah jadi
sampai pada saat siap untuk di salurkan kepada konsumen - Penganggkutan dan Distribusi (Pemindahan produk dari produsen
kepada agen – agen atau langsung ke konsumen akhir)
- Fungsi Perantara (Intermediaries)
Fungsi perantara merupakan fungsi pemasaran yang ketiga, dimana
devisi pemasaran memiliki peran penting dalam penyampaian infromasi
produk dari produsen kepada konsumen hingga pada proses transaksi
pembelian produk berhasil dilakukan oleh konsumen yang tentunya selalu
memperhatikan nilai atau tingkat kepuasan konsumen sehingga dilain waktu
konsumen akan membeli produk itu kembali dan menggunakannya secara
terus menerus. terdapat fungsi tambahan yang mendukung fungsi perantara,
yaitu:
- Informasi pasar (informasi mengenai harga dan sumber-sumber
penawaran) - Penanggungan risiko (Pengusaha menanggung risiko sepanjang
saluran pemasaran) - Standardisasi dan grading (Menentukan standar produk dan
klasifikasi produk) - Pembiayaan (Pemasaran modern memerlukan modal (uang), kredit,
dan lain sebagai
