Dimensi Persepsi Resiko


Perusahaan harus memperhatikan dimensi-dimensi yang mempengaruhi
persepsi konsumen terhadap kualitas produk. Menurut David A. Garvin (dalam
Mowen, 2002:91), mengatakan untuk mengevaluasi suatu kualitas produk, maka
konsumen dapat mengukurnya melalui dimensi-dimensi persepsi resiko. Dimensi-
dimensi yang dipersepsikan dari resiko menurut Schiffman dan Kanuk (2008:171)
adalah sebagai berikut :

  1. Resiko Keuangan
    Resiko yang akibatnya berupa kerugian dari aspek keuangan yang akan
    dialami konsumen yang berhubungan secara finansial yang mungkin dialami
    sebagai konsekuensi dari pembelian suatu produk. Resiko finansial dapat
    dialami ketika kondisi keuangan konsumen memburuk akibat suatu
    pembelian, misalnya mengalami penipuan ketika melakukan transaksi.
  2. Resiko Kinerja
    Persepsi Resiko kinerja berhubungan dengan kekhawatiran apakah
    suatu produk akan berfungsi sebagaimana yang diharapkan atau apakah suatu
    merek yang berbeda justru akan memberikan kinerja yang lebih baik,
    misalnya apakah produk yang dipesan sesuai dengan gambar di situs
    web dari toko yang bersangkutan atau malah sebaliknya.
  3. Resiko Psikologis
    Berhubungan dengan kekhawatiran kemungkinan hilangnya citra
    diri (self Image), perasaan kecewa akibat pembelian atau pemakaian suatu
    produk akibat tidak sesuainya produk dengan kepribadian konsumen atau
    dengan bagaimana konsumen mempersepsikan dirinya.
  4. Resiko Privasi
    Resiko privasi berkaitan dengan keamanan informasi pribadi konsumen,
    meliputi alamat rumah konsumen, alamat email, nomor telepon, dan nomor
    credit card atau debit card.
  5. Resiko sosial
    Resiko sosial berhubungan dengan kekhawatiran konsumen akan
    seperti apa pendapat orang atas pembelian suatu produk yang telah dilakukan.
    Misalnya seseorang memakai pakaian dengan model yang sudah tidak trendy
    lagi, maka kekhawatiran akan kemudian dijauhi oleh kelompok pergaulan
    menjadi resiko sosial. Secara umum penilaian negatif diri konsumen oleh
    kalangan sosialnya sebagai akibat dari suatu keputusan pembelian
    menerangkan resiko sosial.
  6. Resiko Waktu
    Berhubungan dengan kekhawatiran atas kerugian, kehilangan atau
    tersia-sianya waktu akibat pembelian suatu produk. Sebagai contoh, waktu
    yang diperlukan untuk melakukan pembelian, menunggu pengiriman, atau
    tersia-siakan karena harus mengembalikan atau menukar barang.
    Adapun dimensi persepsi resiko menurut Masoud (2013) yaitu :
    a. Resiko finansial, kerugian secara finansial yang harus ditanggung konsumen
    saat melakukan pembelian.
    b. Resiko privasi, penyalahgunaan identitas konsumen.
    c. Resiko sosial, kekhawatiran konsumen seperti apa pendapat orang lain atas
    pembelian suatu produk.
    d. Resiko pengiriman, keselamatan produk pada saat dikirim ke konsumen.
    e. Resiko waktu, pengorbanan waktu yang dibutuhkan untuk mencari produk