Niat beli adalah suatu jenis pengambilan keputusan yang mempelajari alasan
mengapa konsumen membeli suatu merek tertentu (Shah et al., 2012). Biasanya
berhubungan dengan perilaku, persepsi dan sikap konsumen. Niat beli adalah ketika
konsumen memiliki keinginan untuk melakukan pembelian terhadap produk atau jasa
lalu konsumen melakukan tindakan yang di mana konsumen tersebut akan mencari tahu
mengenai informasi tentang jasa atau produk yang diinginkan sebelum memutuskan
untuk melakukan pembelian terhadap produk atau jasa. Niat beli dapat berubah di bawah
pengaruh harga atau persepsi kualitas dan nilai. Dari pengertian yang telah dijabarkan
dapat diketahui bahwa niat beli adalah kecenderungan konsumen untuk membeli atau
menggunakan jasa atau produk tertentu yang dipengaruhi oleh harga, kualitas dan nilai
dari produk atau jasa tersebut. Niat beli menjadi hal yang sangat penting bagi
perusahaan, dengan niat beli yang kuat konsumen akan melakukan pembelian terhadap
produk dari perusahaan tersebut. Niat beli konsumen ditentukan oleh tingkat kepuasan
yang diinginkan dan diterima, jika merek berhasil memenuhi harapan dan memuaskan
konsumen, maka konsumen akan menjadi pembeli setia merek tersebut, namun jika
merek tidak dapat memenuhi harapan, maka konsumen dapat terlibat dalam
memberikan ulasan negatif yang nantinya dapat memengaruhi citra merek tersebut
dalam pemasaran.
Kotler & Keller (2012) menjelaskan bahwa dalam proses pengambilan keputusan
pembelian terdapat lima tahapan yang dilalui oleh konsumen yaitu pengenalan masalah,
pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian dan perilaku pasca
pembelian. Menurut Shahid et al. (2017) niat beli konsumen dipengaruhi oleh faktor
eksternal atau internal yang berbeda, faktor-faktor tersebut sebagai berikut:
- Pemicu: Pemicu merujuk segala sesuatu yang memotivasi konsumen untuk
membeli produk dari merek tertentu, contoh dari pemicu tersebut adalah kemasan
khusus atau atribut tertentu dari produk yang menarik pelanggan terhadap produk
tersebut. - Ekspektasi: Niat pembelian konsumen juga dipengaruhi oleh harapan mereka
terhadap hasil yang diinginkan dari produk atau layanan yang ditawarkan oleh
merek tersebut. - Rekomendasi: Rekomendasi yang diberikan oleh sumber yang dapat dipercaya
dapat membantu konsumen dalam mengambil keputusan untuk membeli merek
yang direkomendasikan tersebut. - Asosiasi Pribadi: Hubungan emosional dan pribadi pelanggan juga memengaruhi
niat untuk membeli merek tertentu.
