Loyalitas merek merupakan respon perilaku yang bersifat bias.
Dharmmesta (1999) mengungkapkan bahwa penelitian tentang
loyalitas merek selalu berkaitan dengan preferensi konsumen dan
pembelian actual.
Penelitian lain dilakukan oleh Setyawan (2010), untuk
mengukur asosiasi suatu merek telepon seluler Nokia digunakan tiga
indikator yang asosiasi merek yang berpengaruh terhadap keputusan
pembelian, indikator tersebut yaitu:
a. Kebiasaan memilih merek
b. Kepuasan terhadap merek c. Kefanatikan terhadap merek
Hasil dari ketiga indikator tersebut menyatakan bahwa loyalitas
terhadap merek akan menciptakan keinginan untuk selalu
menggunakan merek tersebut yang akan berpengaruh secara signifikan
terhadap keputusan pembelian telepon seluler Nokia. Atas dasar
pemikiran diatas maka hipotesisnya: Penelitian oleh Hngau (2012)
bahwa bagian ekuitas merek yakni loyalitas merek dan persepsi
kualitas sangat berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian
konsumen
