Niat beli


Niat beli menurut Shao dkk. (2004), adalah niat pembelian mengacu pada
upaya untuk membeli produk atau untuk mengunjungi toko yang menawarkan
produk atau jasa. Hsu (1987) mengartikan niat beli merupakan perubahan sikap
yang diciptakan setelah konsumen mengevaluasi produk secara umum termasuk
mengombinasikan dengan faktor eksternal.
Dodds dkk. (1991) mengemukakan bahwa niat beli merupakan
kemungkinan bagi konsumen untuk membeli suatu produk. Engel dkk. (2001)
mengusulkan bahwa niat beli melibatkan penilaian subyektif untuk perilaku masa
depan. Pavlou (2003) mengamati niat beli online adalah niat untuk menggunakan
situs kemudian menyelesaikannya dengan melakukan pembelian. Niat beli
merupakan tujuan akhir yang ingin dicapai oleh pedagang toko online, dan dapat
dituntaskan oleh konsumen potensial dengan melakukan pembelian produk atau
jasa. Dengan demikian, niat pembelian mencakup beberapa arti penting, yaitu
mengacu pada kemungkinan konsumen menjadi ”bersedia” mempertimbangkan
melakukan pembelian, mewakili apa yang orang ”ingin” beli di masa depan dan
menuntaskannya dengan melakukan pembelian. Pengukuran niat beli berdasarkan
”mempertimbangkan untuk membeliā€, baik saat itu juga atau di masa depan