Kinerja merupakan keberhasilan yang dicapai suatu perusahaan dalam
tahun tertentu yang menunjukan tingkat kesehatan perusahaan tersebut.
Kinerja merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan karena dapat
mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mengelola dan
mengalokasikan sumber daya yang mereka miliki. Kinerja keuangan
merupakan penilaian sifat manusia dalam suatu ruang lingkup organisasi
untuk mencapai tingkat prestasi atau hasil kinerja yang positif. Kinerja
keuangan adalah kemampuan dibidang keuangan yang mempunyai unsur-
unsur yang berkaitan dengan pendapatan, pengeluaran, keadaan kegiatan
secara menyeluruh, struktur utang dan hasil dari investasi. Penilaian kinerja
keuangan berbeda dengan penilaian barang, baik berwujud maupun tidak
berwujud. Untuk melakukan suatu analisis penilaian aset, dapat diperiksa
dengan kondisi ekonomi. Penilaian kinerja keuangan terutama untuk
perusahaan dapat dilakukan untuk beberapa tujuan seperti pengambil alihan
suatu perusahaan, pemberian kredit dan perluasan suatu perusahaan.
Informasi mengenai kinerja perusahaan sangat penting diketahui bagi pihak
internal maupun eksternal. Di sisi lain informasi tersebut juga dapat
digunakan untuk mempertimbangkan tentang efektivitas perusahaan dalam
memanfaatkan suatu aset. Menurut Fahmi (2012 : 2), kinerja keuangan
merupakan suatu penilaian yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana
suatu perusahaan dapat melaksanakan dengan memakai peraturan-peraturan
dalam mengelola keuangan dengan baik dan benar. Kinerja keuangan adalah
hubungan antara penghasilan dan beban dari entitas yang sebagaimana yang
disajikan dalam laporan laba rugi. Laba sering digunakan untuk mengukur
kinerja atau sebagai ukuran kinerja atau sebagai dasar untuk pengukuran lain
seperti tingkat pengembalian investasi atau laba per saham. Unsur-unsur
laporan keuangan yang secara langsung berkaitan dengan mengukur laba
