Tahap-Tahap dalam analisis


Menurut Fahmi (2015: 149) ada 5 (lima) tahap dalam menganalisis
kinerja keuangan suatu perusahaan secara umum, yaitu:
a. Melakukan review terhadap data laporan keuangan.
Review di sini dilakukan dengan tujuan agar laporan keuangan yang
sudah dibuat tersebut sesuai dengan penerapan kaidah-kaidah yang
berlaku umum dalam dunia akuntansi, sehingga dengan demikian hasil
laporan keuangan tersebut dapat dipertanggungjawabkan.
b. Melakukan perhitungan.
Penerapan metode perhitungan di sini adalah disesuaikan dengan
kondisi dan permasalahan yang sedang dilakukan sehingga hasil dari
perhitungan tersebut akan memberikan suatu kesimpulan sesuai dengan
analisis yang diinginkan.
c. Melakukan perbandingan terhadap hasil hitungan yang telah diperoleh.
Dari hasil hitungan yang sudah diperoleh tersebut kemudian
dilakukan perbandingan dengan hasil hitungan dari berbagai perusahaan
lainnya. Metode yang paling umum dipergunakan untuk melakukan
perbandingan ini ada dua, yaitu:
1) Time series analysis, yaitu membandingkan secara antar waktu atau
antar periode, dengan tujuan itu nantinya akan terlihat secara grafik.
2) Cross sectional approach, yaitu melakukan perbandingan terhadap
hasil hitungan rasio-rasio yang telah dilakukan antara satu
perusahaan dan perusahaan lainnya dalam ruang lingkup yang
sejenis yang dilakukan secara bersamaan.
d. Melakukan penafsiran (interception) terhadap berbagai permasalahan
yang ditemukan.
Pada tahap ini analisis melihat kinerja keuangan perusahaan adalah
setelah dilakukan ketiga tahap tersebut selanjutnya dilakukan penafsiran
untuk melihat apa-apa saja permasalahan dan kendala-kendala yang
dialami oleh perbankan tersebut.
e. Mencari dan memberikan pemecahan masalah (solution) terhadap
berbagai permasalahan yang ditemukan.
Pada tahap terakhir ini setelah ditemukan berbagai permasalahan
yang dihadapi maka dicarikan solusi guna memberikan suatu input atau
masukan agar apa yang menjadi kendala dan hambatan selama ini dapat
terselesaikan.
Menurut Darminto (2014: 58) berbagai langkah yang harus ditempuh
dalam menganalisis laporan keuangan adapun langkah-langkah yang harus
ditempuh tersebut adalah sebagai berikut:
a. Memahami latar belakang data keuangan perusahaan
Pemahaman latar belakang data keuangan perusahaan yang
dianalisis mencakup pemahaman tentang bidang usaha yang diterjuni
oleh perusahaan dan kebijakan akuntansi yang dianut dan diterapkan
oleh perusahaan tersebut.
b. Memahami kondisi-kondisi yang berpengaruh pada perusahaan
Selain latar belakang data keuangan, kondisi-kondisi yang
mempunyai pengaruh terhadap perusahaan perlu juga untuk dipahami.
Kondisi-kondisi yang perlu dipahami mencakup informasi mengenai
trend (kecenderungan) industri di mana perusahaan beroperasi;
perubahan teknologi; perubahan selera konsumen; perubahan faktor-
faktor ekonomi seperti perubahan pendapatan per kapita, tingkat bunga,
tingkat inflasi, dan pajak; dan perubahan yang terjadi di dalam
perusahaan itu sendiri, seperti perubahan posisi manajemen kunci.
c. Mempelajari dan me-review laporan keuangan
Kedua langkah pertama akan memberikan gambaran mengenai
karakteristik (profil) perusahaan. Sebelum berbagai teknik analisis
laporan keuangan secara menyeluruh. Apabila dipandang perlu, dapat
menyusun kembali laporan keuangan perusahaan yang dianalisis.
Tujuan, langkah ini adalah untuk memastikan bahwa laporan keuangan
telah cukup jelas menggambarkan data keuangan yang relevan dan
sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku.
d. Menganalisis laporan keuangan
Setelah memahami profil perusahaan dan me-review laporan
keuangan, maka dengan menggunakan berbagai metode dan teknik
analisis yang ada dapat menganalisis laporan keuangan dan
menginterpretasikan hasil analisis tersebut (bila perlu disertai
rekomendasi)