Menurut Hutabarat (2021:2) kinerja keuangan adalah suatu analisis yang
dilakukan untuk melihat sejauh mana perusahaan telah melaksanakan aturan
keuangan secara baik dan benar. Kinerja keuangan menunjukkan informasi
tentang keadaan perusahaan dengan cara mengevaluasi keadaan yang perlu
diperbaiki dari periode sebelumnya untuk memprediksi keadaan pada periode
selanjutnya. Terdapat tujuan kinerja perusahaan, sebagai berikut (Hutabarat,
2021:3-4):
1) Mengetahui tingkat rentabilitas dan profitabilitas untuk menunjukkan
kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba pada periode
tertentu.
2) Mengetahui tingkat likuiditas untuk menunjukkan kemampuan
perusahaan dalam membayar kewajibannya.
3) Mengetahui tingkat solvabilitas untuk menunjukkan kemampuan
perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuangannya apabila
perusahaan tersebut dilikuidasi.
4) Mengetahui tingkat stabilitas usaha untuk menunjukkan kemampuan
perusahaan dalam membayar beban bunga atas hutangnya.
Berikut merupakan tahapan analisis kinerja keuangan perusahaan:
1) Melakukan review terhadap data laporan keuangan untuk mengetahui
apakah telah sesuai dengan kaidah akuntansi secara umum.
2) Melakukan perhitungan terhadap data laporan keuangan untuk
menghasilkan kesimpulan dari perhitungan tersebut.
3) Melakukan perbandingan terhadap data laporan keuangan yang telah
dihitung dengan menggunakan dua cara yaitu time series analysis atau
cross sectional approach.
4) Melakukan penaksiran terhadap permasalahan yang telah ditemukan.
5) Mencari dan memberikan solusi atas permasalahan yang ditemukan.
