Menurut Kasmir (2020) rasio keuangan adalah kegiatan dengan cara
membandingkan angka-angka yang ada di dalam suatu laporan keuangan dengan
cara membagi sutu persatu angka dengan angka lainnya. Perbandingan juga dapat
dilakukan dengan cara membandingkan antara satu komponen dengan komponen
dalam satu laporan keuangan atau antar komponen yang ada diantara laporan
keuangan. Kemudian angka yang diperbandingkan dapat berupa angka-angka
dalam satu periode maupun beberapa periode.
Menurut Kasmir (2020) rasio keuangan yang sering digunakan dalam
mengukur kinerja keuangan perusahaan adalah sebagai berikut :
- Rasio Likuiditas yaitu untuk menggambarkan kemampuan perusahaan
dalam menyelesaikan kewajiban jangka pendeknya, rasio-rasio ini dapat
dihitung melalui sumber informasi tentang modal kerja berupa pos-pos
aktiva lancar dan hutang lancar. - Rasio Solvabilitas yaitu untuk penggambaran kemampuan perusahaan
dalam membiayai kewajiban jangka panjangnya serta kewajiban-
kewajiban apabila perusahaan nantinya terjadi dilikuidasi. Rasio ini dapat
dihitung dari pos-pos yang sifatnya jangka panjang seperti aktiva tetap dan
hutang jangka panjang. - Rasio Profitabilitas yaitu bagaimana menggambarkan perusahaan untuk
mendapatkan laba melalui semua kemampuan yang ada seperti penjualan,
kas, modal, jumlah karyawan, jumlah cabang dana dan sebagainya.
