Komitmen organisasi dapat digunakan untuk memprediksi aktivitas
profesional dan perlakuan kerja. Komitmen organisasi juga berfungsi sebagai
pendorong karyawan untuk bertindak positif, memberikan ide atau pikiran
inisiatif terhadap perusahaan, menaati tata tertib perusahaan, menjalin
hubungan baik dengan rekan kerja, serta menjadikan karyawan untuk setia
terhadap perusahaan.
Carsteen dan Spector (dalam Sopiah, 2008:179) mengatakan bahwa
semakin tinggi komitmen organisasi maka akan selalu meningkatkan
kinerjanya. Menurut Pfeffer (dalam Alwi, 2008:46) mengemukakan
peningkatan kinerja organisasi dipengaruhi oleh :
- Tingkat keterlibatan dan komitmen orang-orang terhadap tugastugasnya. Faktor ini akan mendorong mereka untuk lebih giat bekerja.
- Praktek-praktek Manajemen Sumber Daya Manusia dalam
meningkatkan keahlian, kompetensi-kompetensi dan fasilitas bagi upaya
orang-orang untuk menerapkan kebijakan dan energinya bagi
peningkatan kinerja organisasi. Faktor ini akan membuat sumber daya
manusia bekerja lebih cepat. - Kebijakan dan komitmen manajemen untuk meletakkan orang pada
posisi tanggung jawab yang lebih besar dalam organisasi. Faktor ini
menjadi motovasi karyawan dalam berkarir.
