Dasar keputusan investasi terdiri atas tingkat return yang
diharapkan, tingkat risiko serta hubungan antara return dan risiko
(Tandelilin, 2010:9). Return adalah tingkat keuntungan investasi. Return
yang diharapkan investor atas investasi yang dilakukan merupakan
kompensasi atas biaya kesempatan (Opportunity cost) dan risiko penurunan
daya beli akibat adanya pengaruh inflasi. Dalam konteks manajemen
investasi, perlu dibedakan antara return yang diharapkan (expected Return),
return minimun yang harapkan (required return), dan return yang terjadi
(realized return).
Return yang diharapan merupakan return yang diantisipasi
investor di masa yang akan datang. Return minimum yang diharapkan
merupakan tingkat return yang disyaratkan investor dengan
mempertimbangkan risiko untuk melakukan investasi. Sedangkan return
yang terjadi atau return actual merupakan tingkat return yang diperoleh
investor pada masa lalu. Perbedaan antara return yang diharapkan dan return
yang sesungguhnya diterima merupakan risiko yang harus dipertimbangkan
dalam proses investasi. Risiko merupakan kemungkinan return actual yang
berbeda dengan return yang diharapkan. Secara spesifik, mengacu pada
kemungkinan realisasi return aktual lebih rendah dari return minimum yang
diharapkan.
