Faktor Kepuasan Kerja


Menurut Gilmer dan Sutrisno (2017:77), faktor yang memengaruhi kepuasan
kerja adalah:
1) Kesempatan untuk maju, dalam hal ini ada tidaknya kesempatan untuk
memperoleh pengalaman dan peningkatan selama kerja.
2) Keamanan kerja, faktor ini disebut sebagai penunjang kepuasan kerja, baik
bagi karyawan keadan yang aman sangat memengaruhi perasaan karyawan
selama bekerja.
3) Gaji, gaji lebih banyak menyebabkan ketidakpuasan, dan jarang orang
mengekpresikan kepuasan kerjanya dengan sejumlah uang yang diperolehnya.
4) Perusahaan dan manajemen, perusahaan dan manajemen yang baik adalah
yang mampu memberikan situasi dna kondisi kerja yang stabil. Faktor ini yang
menentukan kepuasan kerja karyawan.
5) Pengawasan, sekaligus atasanya, supervise yang baru dapat berakibat absensi
dan turn over.
6) Faktor intrinsik dari pekerjaan, atribut yang ada dalam pekerjaan mansyaratkan
keterampilan tertentu. Sukar dan mudahnya serta kebanggan akan tugas dapat
meningkatkan atau mengurangi kepuasan.
7) Kondisi kerja, termasuk disini kondisi tempat, ventilasi, penyiaran, kantin dan
tempat parkir.
8) Aspek sosial dalam pekerjaan, merupakan salah satu sikap yang sulit
digambarkan tetapi di pandang sebagai faktor yang menunjang puas atau tidak
puas dalam kerja.
9) Komunikasi, komunikasi yang lancar antar karyawan dengan pihak manajemen
banyak dipakai alasan untuk menyukai jabatanya. Dalam hal ini adanya
kesediaan pihak atasan untuk mau mendengar, memahami, dan mengakui
pendapat atau prestasi karyawanya sangat berperan dalam menimbulkan rasa
puas terhadap kerja.
10) Fasilitas, fasilitas rumah sakit,cuti, dana pesion, atau perumahan merupakan
standar suatu jabatan dan apabila dapat dipenuhi akan menibulakn rasa puas.