Hubungan Kepuasan Kerja dengan Loyalitas Kerja Karyawan


Kepuasan merupakan evaluasi yang menggambarkan seseorang atas perasaan
sikapnya, senang atau tidak senang, puas atau tidak puas dalam bekerja. Kepuasan
kerja merupakan respon affective atau emosional terhadap berbagai seni
pekerjaan seseorang. Kepuasan kerja dapat terjadi dalam pekerjaan, luar pekerjaan,
dan kombinasi dalam dan luar pekerjaan.
Handoko (2021:193), menyatakan bahwa apabila pegawai penuh kesadaran
bekerja optimal maka tujuan organisasi akan lebih mudah tercapai, akan lebih baik dan
akurat. Pendapat lainnya menyatakan bahwa kepuasan kerja adalah keadaan emosional
yang menyenangkan atau tidak menyenangkan dengan mana para pegawai memandang
pekerjaan mereka. Kepuasan kerja akan menghasilkan loyalitas pegawai dalam bekerja
itu sendiri, loyalitas pegawai merupakan salah satu faktor yang
mempengaruhikeberadaan perusahaan. Membentuk pegawai dengan loyalitas tinggi
adalahtugas pimpinan dalam menjaga komitmen bawahannya.
Phuong dan Vinh (2020), mengungkapkan hasil empiris menunjukkan bahwa
kepuasan kerja berpengaruh langsung positif terhadap loyalitas karyawan dan pengaruh
hubungan antara kepuasan kerja dan loyalitas karyawan berbeda menurut posisi
pekerjaan. Sedangkan Lestari et al., (2021), mengatakan bahwa berdasarkan penelitian
terdahulu bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas
karyawan.