Komunikasi organisasi merupakan komunikasi dalam organisasi yang
bersifat formal maupun informal yang berlangsung dalam jaringan yang lebih
besar daripada komunikasi kelompok (Mulyana, 2005: 13). Komunikasi
organisasi melibatkan komunikasi diadik, antar pribadi, dan ada kalanya
komunikasi public dengan melibatkan komunikasi formal yang menurut
struktur organisasi, yakni komunikasi ke atas, komunikasi ke bawah,
komunikasi lateral, dan komunikasi horizontal. (Mulyana, 2005: 13). Menurut
Monge dan Russel (dalam Pace dan Faules, 2006: 34) komunikasi organisasi
ialah proses mengumpulkan, memproses, menyimpan dan menyebarkan
komunikasi yang memungkinan organisasi berfungsi.
Komunikasi dalam sebuah organisasi dapat dipahami dengan melihat
sumber saluran komunikasi organisasi baik formal maupun informal. Jenis
arus komunikasi antara lain:
- Komunikasi formal
Saluran komunikasi formal adalah informasi mengalir melalui
jalur resmi yang ditentukan oleh hierarki resmi organisasi oleh
fungsi pekerjaan. Menurut Pace dan Faules (2006: 183) saluran
komunikasi formal terdiri dari:
a) Komunikasi kebawah
Komunikasi ke bawah dalam sebuah organisasi berarti
bahwa informasi mengalir dari jabatan berotoritas lebih
tinggi kepada mereka yang beotoritas lebih rendah
b) Komunikasi ke atas
Komunikasi ke atas dalam sebuah organisasi berarti
bahwa informasi mengalir dari tingkat yang lebih
rendah (bawahan) ke tingkat yang lebih tinggi
(penyelia).
c) Komunikasi horizontal
Komunikasi horizontal terdiri dari penyampaian
informasi di antara rekan- reka sejawat dalam unit
kerja yang sama. Unit kerja meliputi individu- individu
yang ditempatkan pada tingkat otoritas yang sama
dalam organisasi dan mempunyai atasan yang sama.
d) Komunikasi lintas saluran
Komunikasi lintas saluran merupakan salah satu bentuk
komunikasi organisasi dimana informasi diberikan
melerwati batas- batas unit kerja, dan di antara orangorang yang satu sama lainnya tidak saling menjadi
bawahan atau atasan. - Komunikasi informal
Komunikasi informal merupakan alur komunikasi yang diluar
konteks komunikasi organisasi yang terjadi secara sporadis dan
tidak terikat pada aturan- aturan baku dalam jenjang organisasi
sesuai dengan jenjang manajemennya. Dalam komunikasi
informal, pesan yang disampaikan biasanya berupa pesan
informal yang berada dalam kuadran di luar organisasi.
