a. Teori Kebutuhan (Hierarki)
Menurut Maslow yang dikutip Malayu S.P. Hasibuan (2009:154) faktorfaktor yang mempengaruhi motivasi kerja yaitu :
- Kebutuhan fisiologis (Physiological Needs)
Kebutuhan untuk mempertahankan hidup, yang termasuk dalam kebutuhan
ini adalah makan, minum, perumahan, udara, dan sebagainya. Keinginan
untuk memenuhi kebutuhan ini merangsang seseorang berprilaku dan giat
bekerja. - Kebutuhan akan rasa aman (Safety and Security Needs)
Kebutuhan akan kebebasan dari ancaman yakni rasa aman dari ancaman
kecelakaan dan keselamatan dalam melaksanakan pekerjaan. Kebutuhan ini
mengarah kepada dua bentuk yakni kebutuhan akan keamanan jiwa terutama
keamanan jiwa di tempat bekerja pada saat mengerjakan pekerjaan dan
kebutuhan akan keamanan harta di tempat pekerjaan pada waktu bekerja. - Kebutuhan sosial, atau afiliasi (Affiliation or acceptance Needs)
Kebutuhan sosial, teman afiliasi, interaksi, dicintai dan mencintai, serta
diterima dalam pergaulan kelompok pekerja dan masyarakat lingkungannya.
Pada dasarnya manusia normal tidak mau hidup menyendiri seorang diri di
tempat terpencil, ia selalu membutuhkan kehidupan berkelompok. - Kebutuhan yang mencerminkan harga diri (Esteem or Status Needs)
Kebutuhan akan penghargaan diri dan pengakuan serta penghargaan prestise
dari karyawan dan masyarakat lingkungannya. Idealnya prestise timbul
karena adanya prestasi, tetapi tidak selamanya demikian. Akan tetapi perlu
juga diperhatikan oleh pimpinan bahwa semakin tinggi kedudukan seseorang
dalam masyarakat atau posisi seseorang dalam organisasi semakin tinggi pula
prestisenya. Prestise dan status dimanifestasikan oleh banyak hal yang
digunakan sebagai simbol status itu. - Kebutuhan Aktualisasi Diri (Self Actualization)
Kebutuhan akan aktualisasi diri dengan menggunakan kemampuan,
keterampilan dan potensi optimal untuk mencapai prestasi kerja yang sangat
memuaskan. Kebutuhan ini merupakan realisasi lengkap potensi seseorang
secara penuh. Keinginan seseorang untuk mencapai kebutuhan sepenuhnya
dapat berbeda satu dengan yang lainnya, pemenuhan kebutuhan dapat
dilakukan pimpinan perusahan dengan menyelenggarakan pendidikan dan
pelatihan.
b. Teori Prestasi
Mc. Clelland’s Achivement yang dikutib (Malayu S.P Hasibuan, 2009:162- 163) berpendapat bahwa karyawan mempunyai cadangan energi dilepaskan dan
digunakan tergantung pada kekuatan-dorongan motivasi-seseorang dari situasi
serta peluang yang tersedia peluang yang tersedia. Energi ini akan dimanfaatkan
oleh karyawan karena didorong oleh : - Kekuatan motif dan kebutuhan dasar yang terlibat.
- Harapan keberhasilan.
- Nilai insenif yang terlekat dengan tujuan.
c. Teori motivasi Claude S. George
bahwa seseorang mempunyai kebutuhan yang berhubungan dengan tempat
dan suasana di lingkungan ia bekerja Malayu S.P Hasibuan (2009:163), yaitu :
1 Upah yang adil dan layak
2 Kesempatan untuk maju/promosi
3 Pengakuan sebagai individu
4 Keamanan kerja
5 Tempat kerja yang baik
6 Penerimaan oleh kelompok
7 Perlakuan yang wajar
8 pengakuan akan prestasi.
