Menurut Mangngi et al (2018) mengemukakan bahwa faktorfaktor yang memengaruhi prestasi kerja adalah sebagai berikut:
- Faktor Kemampuan
Secara psikologis, kemampuan (ability) pegawai terdiri dari kemampuan
potensi (IQ) dan kemampuan reality (knowledge + skill). Artinya
pegawai yang memiliki IQ diatas ratarata : 110-120 dengan pendidikan
yang memadai untuk jabatannya dan terampil dalam mengerjakan
pekerjaan sehari-hari, maka ia akan lebih mudah mencapai kinerja yang
diharapkan. Oleh sebab itu pegawai perlu ditempatkan pada pekerjaan
yang sesuai dengan keahlian. - Faktor Motivasi
Motivasi berbentuk dari sikap (atitude) seorang pegawai dalam
menghadapi situasi kerja. Motivasi merupakan kondisi menggerakkan
diri pegawai yang terarah untuk mencapai tujuan organisasi (tujuan
kerja).
Menurut Sutrisno (2017) mengemukakan bahwa adanya dua faktor
yang memeengaruhi prestasi kerja, yaitu faktor individu dan lingkungan.
Faktor-faktor individu yang dimaksud adalah: - Usaha (effort), yang menunjukkan sejumlah sinergi fisik dan mental yang
digunakan dalam menyelenggarakan gerakan tugas. - Abilities, yaitu sifat-sifat personal yang diperlukan untuk melaksanakan
suatu tugas. - Role/task perception, yaitu segala perilaku dan aktivitas yang dirasa perlu
oleh individu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan
