Dukungan pimpinan menurut Santoso (2020) yaitu mendorong dan
memunculkan rasa percaya diri bagi setiap karyawan, supaya dapat
menjalankan tanggung jawab dan pekerjaanya dengan baik. Khususnya
kepada setiap tenaga pengajar yang ada dalam kaitannya dengan kualitas
pendidikan yang di ajarka. Dalam makna lain seorang guru memerlukan
dukungan pimpinan dalam hubunganya dengan melakukan banyak fungsi
seperti fungsi pengarahan, dan setiap bagian staf yang ada, sehingga
semuanya mengarah satu tujuan. Dukungan pimpinan memiliki pengaruh
yang penting dalam proses perkembangan sistem Informasi beserta
keberhasilan implementasi sistem yang ada. Dalam hal ini seorang pimpinan
berkepentingan dan mempunyai dampak yang besar terhadap pengambilan
kebijakan atau keputusan, dan ini sama dengan hasil penelitian Abhimantra
(2014) dalam Santoso (2020) yakni kinerja membutuhkan dukungan
pimpinan yang signifikan.
Fungsi lainya seorang pimpinan memiliki juru bicara, yang berfungsi
sebagai penyambung antar organisasi terhadap pihak bersangkutan yang
berada di luar. Pentingnya hal ini karena sadar bahwa tidak ada suatu
organisasi yang bisa hidup tanpa adanya bantuan dari pihak lain.
Konsekuensi logisnya adalah bahwa kebijakan stategis dan keputusan
keputusan lainya, seorang pemimpin juga harus mengetahui apa yang baik
buwat karyawannya walaupun keputusan yang lebih rendah sekalipun,
sehingga dukungan pimpinan sangat di perlukan oleh para anggota dan
bagian staf-staf yang ada.
Selain dukungan pimpinan melalui kinerja, terdapat beberapa faktor
yang memiliki peran penting dalam dukungan pimpinan antara lain
dukungan sosial dan dukungan spiritual. Berikut dukungan secara sosial
menurut (Cahyani, 2019), dukungan sosial merupakan sumber daya
berharga karena memberikan dukungan psikologis, umpan balik, bantuan
dan motivasi untuk para karyawan. Dukungan sosial merupakan sebuah
dukungan dapat membantu membangun kondisi kerja karyawan menjadi
lebih baik. Sehingga bisa memunculkan kepedulian, harga diri,
kenyamanan, dalam pondok modern arrisalah dukungan pimpinan secara
sosial melalui musyawarah bersama, membahas keberlangsungan kinerja
yang kurang dan memperbaiki dengan sebaik-baiknya.
Menurut (Ramadhani, 2019), faktor-faktor yang dapat mempengaruhi
dukungan sosial, yaitu:
- Empati: yaitu turut merasakan kesusahan orang lain dengan tujuan
mengantisipasi emosi dan motivasi, nilai sosial serta norma, yang
dapat berguna untuk mengajarkan individu agar dapat melaksanakan
kewajibannya, - pertukaran sosial, adalah suatu hubungan timbal balik dari perilaku
sosial antara cinta, informasi, serta pelayanan.
