Berdasarkan penelitian (Iswanto, 2017) teori kepemimpinan sebagai
berikut:
1) Teori great man yaitu yang mana datang dari sifat alamiyah yang di
punyai langsung oleh seorang pemimpin, sifat kepemimppinanya
sudah melekat karena di lahirkan bukan di buwat.
2) Teori sifat yaitu kecerdasan, inisiatif, keterbukaan dan perasaan
humor, kejujuran dan kepercayaan pada diri sendiri yang selalu
berkaitan dengan kepemimpinan yang besar.
3) Teori kelompok yaitu pertukaran antara pemimpin dan pengikutnya,
memberiperhatian dan membantunya.
4) Teori situasional dan model kontigensi yaitu berfokus terhadap
variabel yang memiliki kaitan dengan lingkungan, untuk memilih
gaya kepemimpinan yang paling cocok dan berbeda yaitu lebih
tepatnya untuk jenis tertentu dalam mengambil keputusan pada hal
pekerjaan.
5) Teori partisipasif yaitu mengambil masukan-masukan dari orang lain
untuk menciptakan kepemimpinan yang ideal. Proses pengambilan
keputusannya yaitu mendukung partisipasi dan kontribusi dari
kelompok dan menolong kelompok merasa lebih berkomitmen dalam
bekerja.
6) Teori manajemen dan hubungan yaitu di kenal sebagai teori
tradisional yang mana berfokus pada peran pengawasan atau mengatur
para kinerja organisasi atau kelompok yang mana ini ketika karyawan
berhasil akan dihargai dan jika para karyawan yang gagal atau
membuat kesalahan akan di tegur atau di hukum. Selain itu pemimpin
juga memotivasi para karyawanya untuk memaksimalkan potensial
yang mereka punya sehingga visi dan misi suatu perusahaan bisa
tercapai secara maksimal.
