Bentuk-bentuk pengembangan karir yang dilaksanakan oleh
setiap perusahaan disesuaikan dengan jalur karir yang direncanakan,
perkembangan, kebutuhan, dan fungsi perusahaan itu sendiri.
Bentuk pengembangan karir menurut Veitzhal Rivai (2008), dapat
dibagi menjadi empat, yaitu :
a) Pengembangan karir pribadi
Setiap pegawai harus menerima tanggungjawab atas
perkembangan karir atau kemajuan yang dialami.
b) Pengembangan karir yang didukung departemen SDM
Pengembangan karir seseorang tidak hanya tergantung pada
usaha karyawan tersebut, tetapi juga tergantung pada peranan
dan bimbingan manajer dan departemen SDM terutama dalam
penyediaan informasi tentang karir yang ada dan juga didalam
perencanaan karir karyawan tersebut departemen membantu
perkembangan karir karyawan melalui program pelatihan dan
pengembangan karyawan.
c) Peran pemimpin dalam pengembangan karir
Upaya-upaya departemen SDM untuk meningkatkan dengan
memberikan dukungan perkembangan karir para karyawan
harus didukung oleh pimpinan tingkat atas dan pimpinan tingkat
menegah. Tanpa adanya dukungan mereka, maka
perkembangan karir karyawan tidak akan berlangsung baik.
d) Peran umpan balik terhadap pengembangan karir
Tanpa umpan balik yang menyangkut upaya-upaya
pengembangan karir, maka relative sulit bagi karyawan pada
tahun-tahun persiapan yang terkadang dibutuhkan untuk
mencapai tujuan-tujuan karir. Departemen SDM bisa
memberikan umpan balik melalui beberapa cara didalam usaha
pengembangan karir pegawai, diantaranya adalah memberikan
informasi kepada karyawan tentang keputusan penempatan
karyawan berikutnya.
e) Perkembangan karir seorang karyawan sangat ditentukan oleh
kinerjanya, meskipun didalam promosi menduduki suatu posisi
tertentu ada yang mendasarkan pada setiap yang dikenal untuk
memberikan umpan balik kepada karyawan tentang prestasi
kerjanya, departemen SDM mengembangkan prosedur
pekerjaan secara normal.
