Menurut Lockwood (2007) engagement merupakan konsep yang
kompleks dan dipengaruhi banyak faktor , diantaranya adalah budaya di dalam
tempat bekerja, komunikasi organisasional, gaya manajerial yang memicu
kepercayaan dan penghargaan serta kepemimpinan yang dianut dan reputasi
perusahaan itu sendiri. Engagement juga dipengaruhi karakteristik organisasional,
seperti reputasi untuk integritas, komunikasi internal yang baik, dan inovasi
budaya.Menurut Robinson dkk, (2004), faktor kunci pendorong dari engagement
karyawan adalah dimana apabila karyawan dapat merasa dihargai dan dilibatkan
(feeling valued and involved), yang mempengaruhi hal ini adalah:
- Karyawan dilibatkan dalam pengambilan keputusan.
- Karyawan dapat menyalurkan ide/ suara sehingga mereka dapat merasa
berharga. - Kesempatan untuk mengembangkan pekerjaan.
- Organisasi memperhatikan akan keberadaan dan kesehatan karyawan.
Penggerak employee engagement akan berbeda di tiap jenis pekerjaan dan
organisasi. Hewitt (2008) mengemukakan bahwa engagement dipengaruhi oleh
beberapa faktor, diantaranya adalah: penghargaan (total rewards), kondisi
perusahaan (company practices), kualitas kehidupan (quality of life), kesempatan
(opportunities), aktivitas pekerjaan yang dihadapi (work) dan orang lain di sekitar
pekerjaan (people). Apabila keenam faktor tersebut terpenuhi maka akan dicapai
high level of engagement, dan keenam faktor tersebut merupakan faktor yang
saling berhubungan.
Bakker (2007) menyebutkan bahwa terdapat 3 faktor yang menjadi
penyebab utama work engegement, yakni :
Job Resources
Merujuk pada aspek fisik, sosial, maupun organisasional dari pekerjaan
yang memungkinkan individu untuk : mengurangi tuntutan pekerjaan
dan biaya psikologis maupun fisiologis yang berhubungan dengan
pekerjaan tersebut, mencapai target pekerjaan, dan menstimulasi
pertumbuhan, perkembangan, dan perkembangan personal. - Salience of Job Resources
Faktor ini merujuk pada seberapa penting atau bergunanya sumber daya
pekerjaan yang dimiliki oleh individu. 3. Personal Resources
Merujuk pada karakteristik yang dimiliki oleh karyawan seperti
kepribadian, sifat, usia, dan lain-lain. Karyawan yang engaged akan
memiliki karakteristik personal yang berbeda dengan karyawan lainnya
karena memiliki skor extraversion dan concientiousness yang lebih
tinggi serta memiliki skor neuoriticism yang lebih rendah.
