Di dalam menelaah kualitas sumber daya manusia (SDM), tentu tidak terlepas
dari ilmu manajemen sumber daya manusia (MSDM), yang merupakan cara
mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh
individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal
sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat
menjadi maksimal. Mengingat pentingnya peran SDM, maka setiap perusahaan
harus memperhatikan kualitas SDMnya, karena dengan menjaga kualitas SDM
maka secara otomatis karyawan dapat berkontribusi lebih maksimal terhadap
perusahaan.
Sebelum membahas lebih jauh, maka perlu diuraikan pengertian kualitas
SDM secara komprehensif. Adapun untuk melihat lebih jelas pengertian kualitas
SDM dapat dijelaskan sebagai berikut:
a. Ndraha (2012), mengatakan kualitas SDM adalah sumber daya manusia
yang mampu menciptakan bukan saja nilai komparatif, tetapi juga nilai
kompetitif, generative, serta inovatif dengan menggunakan energi tertinggi
seperti intelligence, creativity, dan imagination, tidak lagi semata-mata
menggunakan energi kasar seperti bahan mentah, lahan, air, energi otot, dan
sebagainya.
b. Wirawan (2015), mendefenisikan kualitas SDM sebagai integrasi dari
kemampuan fisik (kesehatan jasmani), dan kemampuan non fisik
(profesionalitas kerja, kemampuan berpikir, keseimbangan mental, serta
keterampilan lainnya), dengan kemampuan fisik, dan fisik yang dimiliki
tersebut, maka sebagai individu akan mampu untuk mengeluarkan potensi,
beinovasi, dan bekerja dengan profesional.
c. Hutapea dan Thoha (2012) mengatakan kualitas sumber daya manusia
merupakan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan seseorang yang
dapat digunakan untuk menghasilkan layanan profesional
