Wahyudin dan Astuti (2020) menyatakan bahwa indikator yang dapat
mengukur lingkungan kerja non fisik, yaitu
- Prosedur kerja, adalah rangkaian tata pelaksanaan kerja yang di
atur secara berurutan, sehingga terbentuk urutan kerja secara
bertahap dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. - Standar kerja, adalah persyaratan tugas, fungsi atau perilaku
yang ditetapkan oleh pemberi kerja sebagai sasaran yang harus
dicapai oleh seorang karyawan. - Pertanggung jawaban supervisor, tanggung jawab seorang
supervisor untuk menyusun tugas karyawan agar dapat
dikerjakan secara efektif dan adil. Supervisor juga bertanggung
jawab mengadakan evaluasi karyawan untuk menjamin
pencapaian sasaran yang sudah ditetapkan oleh perusahaan. - Kejelasan tugas, yaitu sejauh mana pekerjaan itu menuntut
diselesaikannya seluruh potongan kerja secara utuh dan dapat
dikenali oleh karyawan. Dalam hal ini karyawan dituntut untuk
memahami dan mampu melaksanakan pekerjaan mereka
berdasarkan instruksi dari atasan. - Sistem penghargaan, sistem imbalan atau sistem penghargaan
(reward system) adalah sebuah program yang digunakan untuk
mengenali prestasi individual karyawan, seperti pencapaian
sasaran atau proyek atau penggunaan ide-ide kreatif. - Hubungan antar karyawan, yaitu hubungan dengan rekan kerja
harmonis dan tanpa ada saling intrik diantara sesama rekan
kerja. Salah satu faktor yang mempengaruhi karyawan tetap
tinggal dalam satu organisasi adalah adanya hubungan yang
harmonis diantara rekan kerja
