Fungsi Manajerial dan Operasional Manajemen SumberDaya Manusia


Hasibuan (2017, p.21) menjelaskan bahwa fungsi manajemen sumber daya
manusia meliputi :

  1. Fungsi Manajerial
    a. Perencanaan
    Perencanaan (human resource planning) adalah merencanakan
    tenaga kerja secara efektif dan efesien agar sesuai dengan
    kebutuhan perusahaan dalam membantu terwujudnya suatu tujuan.
    Perencanaan dilakukan dengan menetapkan program kepegawaian.
    b. Pengorganisasian
    Pengorganisasian (organizing) adalah kegiatan untuk
    mengorganisasi semua karyawan dengan menetapkan pembagian
    kerja, hubungan kerja, delegasi wewenang, integrasi dan
    koordinasi dalam bagan organisasi (organization chart).
    c. Pengarahan
    Pengarahan (directing) adalah kegiatan yang mengarahkan semua
    karyawan agar mau bekerja sama dengan efektif serta efesien
    dalam membantu tercapainya tujuan perusahaan, karyawan, dan
    masyarakat.
    d. Pengendalian
    Pengendalian (Controlling) adalah kegiatan mengendalikan semua
    karyawan agar menaati peraturan-peraturan perusahaan dan bekerja
    sesuai dengan yang telah direncanakan. Apabila terdapat
    penyimpangan atau kesalahan maka diadakan tindakan perbaikan
    dan penyempurnaan perencanaan.
  2. Fungsi Operasional
    a. Pengadaan
    Pengadaan (procurement) adalah proses penarikan, seleksi,
    perjanjian kerja, penempatan, orientasi, induksi untuk mendapatkan
    karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Pengadaan
    yang baik akan membantu terwujudnya tujuan perusahaan.
    b. Pengembangan
    Pengembangan (development) adalah proses peningkatan
    keterampilan teknis, teoritis konseptual, dan moral karyawan
    melalui pendidikan dan pelatihan. Pendidikan dan pelatihan yang
    diberikan harus sesuai dengan kebutuhan pekerjaan masa kini
    maupun masa depan.
    c. Kompensasi
    Kompensasi (compensation) adalah pemberian balas jasa langsung
    (direct) dan tidak langsung (indirect), uang dan barang kepada
    karyawan sebagai imbalan jasa yang diberikan kepada perusahaan.
    Prinsip kompensasi adalah adil dan layak. Adil artinya sesuai
    dengan prestasi kerjanya, layak artinya dapat memenuhi kebutuhan
    primernya serta berpedoman pada batas upah minimum pemerintah
    dan berdasarkan internal dan eksternal konsistensi.
    d. Pengintegrasian
    Pengintegrasian (integration) adalah kegiatan untuk
    mempersatukan kepentingan perusahaan dan kebutuhan karyawan,
    agar terciptanya kerja sama yang serasi dan saling menguntungkan.
    Perusahan memperoleh laba, karyawan dapat memenuhi kebutuhan
    dari hasil pekerjaannya. Pengintegrasian merupakan hal yang
    paling penting dan sulit dalam Manajemen Sumber Daya Manusia,
    karena mempersatukan dua kepentingan yang bertolak belakang.
    e. Pemeliharaan
    Pemeliharaan (maintenance) adalah kegiatan untuk memelihara
    atau meningkatkan kondisi fisik, mental, dan loyalitas karyawan,
    agar mereka tetap mau bekerja sama sampai pensiun. Pemeliharaan
    yang baik dilakukan dengan program kesejahteraan yang
    berdasarkan kebutuhan sebagai karyawan serta berpedoman kepada
    internal dan eksternal perusahaan.
    f. Kedisiplinan
    Kedisiplinan merupakan fungsi dari manajemen sumber daya
    manusia yang terpenting dan kunci terwujudnya tujuan karena
    tanpa adanya kedisiplinan yang baik sulit terwujudnya tujuan yang
    maksimal.
    g. Pemberhentian
    Pemberhentian (separation) adalah putusnya hubungan kerja
    seseorang dari suatu perusahaan. Pemberhentian ini disebabkan
    oleh keinginan karyawan, keinginan perusahaan, kontrak kerja
    berakhir, pensiun dan sebab-sebab lainnya.