Menurut Fielder dan Garcia dalam Iensufiie (2010:130) terdapat
dimensi dan indikator kepemimpinan seperti berikut ini :
- Hubungan pemimpin dan anggota merupakan hubungan berfokus
pada lingkungan kelompok dan tingkat kepercayaan, loyalitas, dan
daya tarik yang dirasakan anggota terhadap pemimpinnya.
Hubungan pemimpin dan anggota dapat dikatakan baik apabila :
a. Bawahan dapat mempercayai pemimpinnya.
b. Pimpinan dapat membuat karyawan tertarik pada
pekerjaanya.
c. Pimpinan dapat menciptakan kondisi kerja yang kondusif. - Struktur Kerja, hubungan struktur kerja menyoroti tingkat tuntutan
kerja yang jelas dan dikomunikasikan. Tugas dianggap terstruktur
jika:
a. Tugas dinyatakan dengan jelas dan diketahui tiap anggota.
b. Ada beberapa alternatif jalur penyelesaian tugas dan ada
jalan keluar dari masalah.
c. Penyelesaian tugas dapat ditunjukan dengan jelas dan
dicontohkan kepada bawahan, sehingga bukan sekedar
harapan atau bayangan pemimpin.
d. Ada batasan solusi yang benar untuk masing-masing tugas. - Posisi kekuatan, posisi kekuatan dapat dilihat dari sejumlah
wewenang yang dimiliki oleh pemimpin untuk memberikan
penghargaan atau hukuman. Hal ini juga termasuk pemberian
wewenang dan legitimasi kekuasaan
