Adapun indikator-indikator pelatihan menurut Mangkunegara (2017),
sebagai berikut:
1) Instruktur
Mengingat pelatihan umumnya berorientasi pada peningkatan skill, maka para
pelatih yang dipilih untuk memberikan materi pelatihan harus benar benar
memiliki kualifikasi yang memadai sesuai bidangnya, personal dan kompeten.
Selain itu, pendidikan instruktur harus benar-benar baik untuk melakukan
pelatihan.
2) Peserta
Peserta pelatihan tentunnya harus diseleksi berdasarkan persyaratan tertentu
dan kualifikasi yang sesuai. Selain itu, peserta pelatihan juga harus memiliki
semangat yang tinggi untuk mengikuti pelatihan.
3) Materi
Pelatihan sumber daya manusia (SDM) merupakan materi atau kurikulum yang
sesuai dengan tujuan pelatihan SDM yang hendak dicapai oleh perusahaan dan
materi pelatihan harus update agar peserta dapat memahami masalah yang
terjadi pada kondisi yang sekarang.
4) Metode
Metode pelatihan akan lebih menjamin berlangsungnya kegiatan pelatihan
SDM yang efektif apabila sesuai dengan jenis materi dan komponen peserta
pelatihan.
5) Tujuan
Pelatihan merupakan tujuan yang ditentukan, khususnya terkait dengan
penyusunan rencana aksi (Action play) dan penetapan sasaran, serta hasil yang
diharapkan dari pelatihan yang akan diselenggarakan. Selain itu, pelatihan
harus disosialisasikan sebelumnya pada para peserta agar peserta dapat
memahami pelatihan tersebut.
