Manfaat Person Job Fit


Menurut Holloway (dalam situs http://library.binus.ac.id/, 2013) person
job fit sangat baik dan penting bagi keberhasilan perusahaan, alasannya :

  1. Retensi dan turn over : dimana jika pekerja merasa senang dan puas
    dengan pekerjaan, maka mereka akan tetap tinggal di perusahaan.
  2. Brain drain : dimana person job fit membantu perusahaan
    menentukan orang yang tepat dalam perusahaan
  3. Menarik pelamar berbakat : dimana perusahaan akan komit dan
    menyediakan pekerjaan bermakna agar menarik pelamar baru.
  4. Recruiting dan staffing : dimana ini akan membantu perusahaan
    menyaring pekerja sehingga hanya fokus kepada yang sesuai.
  5. Kinerja : dimana ketika seseorang sesuai dengan pekerjaannya, maka
    produktivitas akan meningkat.
  6. Efektif : dimana pekerja memiliki kesempatan yang jauh lebih besar
    untuk bisa mengambil pekerjaan tambahan jika pekerjaan utama
    sesuai dengan keterampilan mereka mereka
    Telah diakui bahwa persyaratan dari pekerjaanlah yang memperlunak
    hubungan antara karakteristik pribadi yang dimiliki seseorang dengan
    kinerja pekerjaan. Menurut Holland seperti dikutip oleh Robbins & Judge
    (2008), menyatakan bahwa teori kesesuaian individu dengan pekerjaan
    didasarkan pada gagasan kesesuaian antara karakteristik seorang individu
    dengan lingkungan kerjanya. Holland menyajikan enam tipe karakteristik
    individu dan mengemukakan bahwa kepuasan dan kecenderungan untuk
    meninggalkan suatu pekerjaan bergantung pada suatu lingkungan
    pekerjaan. Enam tipe karakteristik person-job fit yaitu:
  7. Realistik : lebih memilih kegiatan fisik yang memerlukan
    keterampilan, kekuatan dan koordinasi. Karakteristik tipe ini: pemalu,
    gigih, praktis.
  8. Investigasi : lebih memilih aktivitas yang cenderung berfikir dan
    mengorganisir. Karakteristik tipe ini: suka bergaul, ramah, kooperatif.
  9. Sosial : lebih memilih kegiatan yang membantu dan membantu orang
    lain. Karakteristik tipe ini: mudah menyesuikan diri, efisien, praktikal,
    fleksibel.
  10. Konvensional : lebih suka aturan dan tertib. Karakteristik tipe ini:
    percaya diri, ambisius, energik, dominan.
  11. Enterprising : lebih memilih kegiatan verbal dimana ada kesempatan
    untuk mempengaruhi orang lain dan memperoleh kekuasaan.
    Karakteristik tipe ini : imajinatif, idealis, emosional, tidak praktis.
  12. Artistic : lebih memilih kegiatan verbal dimana ada kesempatan untuk
    memengaruhi orang lain dan memperoleh kekuasaan. Karakteristik
    tipe ini : pelukis, pemusik, penulis, dekorator