Menurut Subyantoro (2009), setiap orang mempunyai pandangan, tujuan,
kebutuhan dan kemampuan yang berbeda satu sama lain. Perbedaan
individu dari sisi kemampuan (ability), nilai (value), sikap (attitude) dan
minat (interest) yang merupakan sikap yang membuat orang senang akan
objek situasi atau ide-ide tertentu akan meningkatkan kepuasan individu
tersebut dalam bekerja. Adanya keragaman dari setiap individu baik dari
sisi kemampuan, nilai yang didapat dari pekerjaan, sikap dan minat dapat
mendorong rasa puas dari setiap individu terhadap pekerjaannya.
Hasil penelitian Habibah & Onan (2023), memperlihatkan bahwa
karakteristik individu berpengaruh positif dan signifikan terhadap
kepuasan kerja. Hal yang sama ditemukan pada penelitian Pratama et al.,
(2022), dimana karakteristik individu berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kepuasan kerja. Serta penelitian Tamaka (2017), menemukan
bahwa karakteristik individu baik secara simultan maupun parsial
memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja
