Turnover Intention adalah niat atau dorongan dari dalam diri karyawan
untuk meninggalkan pekerjaannya saat ini. Niat ini bisa muncul karena berbagai
alasan, seperti ketidakpuasan kerja, tekanan berlebihan, atau kurangnya peluang
berkembang (Thin et al., 2022). Shen et al. (2020) menjelaskan bahwa Turnover
Intention merupakan sinyal awal dari kemungkinan seorang karyawan benar-benar
akan meninggalkan pekerjaannya. Sikap atau kecenderungan mental seseorang
terhadap keinginan untuk bekerja di tempat lain. Tolksdorf et al. (2022)
berpendapat bahwa Turnover Intention dapat dipahami sebagai bagian dari proses
berpikir seorang karyawan ketika mempertimbangkan untuk meninggalkan
pekerjaannya. Keputusan ini biasanya tidak muncul begitu saja, melainkan
dipengaruhi oleh berbagai aspek seperti kondisi psikologis individu, suasana kerja
di lingkungan sekitar, serta kebijakan dan budaya perusahahan tempatnya bekerja.
Menurut Poon et al. (2022) Turnover Intention adalah sebuah indikator
krusial dalam bidang manajemen sumber daya manusia, karena mencerminkan
sejauh mana karyawan merasa termotivasi, puas, dan ingin tetap bekerja di
perusahaan. Ketika keinginan untuk keluar mulai muncul, hal ini bisa menjadi
sinyal awal bahwa ada masalah dalam lingkungan kerja, sistem penghargaan, atau
keseimbangan hidup yang dirasakan karyawan. Sedangkan menurut Hajizadeh et
al. (2025) Turnover Intention merupakan suatu bentuk niat individu untuk berhenti
dari pekerjaannya saat ini dan mempunyai kemungkinan berkarir di perusahaan
lain. Niat ini biasanya muncul sebagai respons terhadap berbagai faktor negatif di
tempat kerja, seperti tekanan yang terus-menerus, kurangnya dukungan dari atasan
atau rekan kerja, hingga perasaan tidak puas terhadap kondisi kerja yang ada.
Berdasarkan pengertian diatas Turnover Intention dapat didefiniskan sebagai niat
atau dorongan dari dalam diri karyawan untuk meninggalkan pekerjaannya. Niat ini
bisa muncul yang disebabkan oleh ketidakpuasan kerja, tekanan berlebihan, atau
kurangnya peluang berkembang. Alasan pengambilan definisi ini karena
menunjukkan keadaan psikologis dan situasional karyawan, serta memberikan arah
bagi perusahaan untuk mengurangi Turnover Intention
