Asih et al., (2018) mengungkapkan bahwa terdapat beberapa gejala stres,
diantaranya:
- Gejala Fisiologis
Gejala stress yang membuat metabolisme seseorang mengalami perubahan, sakit
kepala, meningkatnya pernapasan, fungsi jantung dan meningkatnya tekanan
darah serta menimbulkan serangan jantung. - Gejala Psikologis
Stres muncul dari dirinya sendiri, misalnya kecemasan, ketegangan, bosan,
perilaku setelah marah dan penundaan. - Gejala Perilaku
Gejala stres yang berkaitan dengan perilaku seseorang, seperti menurunnya
produktivitas, tingkat perputaran karyawan dan menurunnya ketidakhadiran,
serta perubahan pada kebiasaan makan, peningkatan konsumsi alkohol atau
merokok, gangguan tidur, pidato yang cepat dan gelisah
