Afandi (2016) mengungkapkan bahwa terdapat asas-asas dalam motivasi
kerja, yaitu:
- Asas mengikutsertakan, maksudnya untuk melibatkan bawahan dan
memberikan kesempatan untuk ikut serta dalam proses pengambilan keputusan
dan mengajukan pendapat. - Asas komunikasi, maksudnya untuk menjelaskan secara rinci cara-cara
pengerjaan tugas, kendala yang dihadapi, dan tujuan yang ingin dicapai
perusahaan. - Asas pengakuan, maksudnya memberikan reward kepada karyawan yang
memiliki prestasi kerja atas apa yang dicapainya. - Asas wewenang yang didelegasikan, maksudnya memberikan kepercayaan diri
dan wewenang kepada karyawan, bahwa kompetensi dan keterampilannya
mampu mengerjakan tugas dengan optimal. - Asas adil dan layak, maksudnya memberikan alat dan jenis motivasi kepada
seluruh karyawan harus sesuai dengan asas keadilan dan kelayakan. Contohnya
memberikan penghargaan dan hukuman harus adil dan layak bila terdapat
masalah yang sama. - Asas perhatian timbal balik, pemimpin harus memberikan alat dan jenis motivasi
bagi karyawan yang berhasil mencapai tujuannya dengan baik. Tegasnya
kerjasama antara kedua belah pihak yang saling menguntungkan
