Menurut Robbins & Coulter (2010) pengukuran variabel budaya
organisasi adalah sebagai berikut:
- Inovasi dan pengambilan risiko
Dalam hal ini karyawan didorong untuk inovatif serta memiliki
keberanian untuk mengambil risiko. - Perhatian terhadap detail
Dalam hal ini karyawan dituntut agar dapat melaksanakan
pekerjaannya dengan teliti dan memperhatikan detail. - Orientasi terhadap hasil
Dalam hal ini pihak manajemen lebih berfokus pada suatu hasil
dibandingkan dengan proses maupun teknik dalam mencapai hasil
tersebut. - Orientasi terhadap individu
Dalam hal ini keputusan manajemen ditentukan dengan
mempertimbangkan efek-efek dari hasil terhadap individu dalam
organisasi. - Orientasi terhadap tim
Dalam hal ini karyawan diharapkan untuk melakukan pekerjaan
dengan lebih mengedepankan kerjasama tim, daripada individu. - Agresif
Dalam hal ini seorang karyawan dituntut untuk berlaku cekatan atau
agresif, serta lebih berkompetitif dalam melakukan pekerjaan. - Stabilitas
Dalam hal ini kaitannya dengan sejauh mana organisasi dapat
mempertahankan stabilitas atau status quo ketika organisasi mengalami
inovasi atau pertumbuhan yang berbeda.
