Menurut Imam et al. (2020) Kepemimpinan Otentik Dapat
diargumentasikan bahwa, karena karyawan atau pengikut mencari
keaslian dalam konteks relasional, hal ini juga dapat dicapai melalui
kepemimpinan otentik, di mana pemimpin membangun interaksi melalui
pengaruh dari 4 Indikator yang berbeda:
- Kesadaran Diri
Keahlian pada pemimpin untuk menyadari dengan jelas dan baik
untuk memahami dirinya secara personal. Pemimpin yang memiliki
dengan jelas kesadaran diri yang cukup mampu mengidentifikasi
dengan baik kekuatan, kelemahan, nilai-nilai, dan keyakinan
pribadinya. Dengan pemahaman yang mendalam tentang diri sendiri,
pemimpin dapat membuat keputusan yang tepat, mengelola emosi
dengan baik, dan memahami bagaimana perilaku dan keputusan
mereka memengaruhi orang lain. - Pemrosesan informasi yang seimbang
Ini mengacu pada kemampuan seorang pemimpin untuk
mengevaluasi informasi secara objektif dan seimbang sebelum
mengambil sebuah Tindakan atau keputusan. Seorang pemimpin
yang dapat menjalani pemrosesan informasi dengan baik akan
mencari berbagai sudut pandang, mendengarkan dengan teliti, dan
menghindari kecenderungan untuk mempengaruhi keputusan
mereka oleh pendapat pribadi atau opini subjektif. - Perspektif Moral yang Terinternalisasi
Ini mencakup adanya nilai-nilai moral dan etika yang kuat dalam diri
seorang pemimpin. Pemimpin dengan perspektif moral yang
terinternalisasi akan bertindak sesuai dengan nilai-nilai yang benar
dan prinsip-prinsip etika yang tinggi dalam segala aspek
kepemimpinan mereka. Mereka akan menunjukkan integritas,
kejujuran, dan keadilan dalam setiap tindakan dan keputusan yang
mereka buat. - Transparansi dalam Hubungan.
Ini mengacu pada kemampuan seorang pemimpin untuk
berkomunikasi secara terbuka, jujur, dan transparan dengan
para pengikutnya. Pemimpin yang transparan akan berbagi
informasi dengan jelas dan tepat waktu, tidak
menyembunyikan masalah atau informasi penting, dan
mendorong komunikasi dua arah yang terbuka. Hal ini
menciptakan lingkungan di mana kepercayaan, kolaborasi,
dan keterlibatan dapat tumbuh di antara pemimpin dan timnya.
