Organizational citizenship behavior didefinisikan sebagai perilaku yang
dipilih secara bebas oleh individu, secara tidak langsung atau eksplisit diakui
oleh sistem penghargaan formal dan meningkatkan kegunaan secara
keseluruhan dan fungsi organisasi (Organ et al, 2006: 3). Pendapat Organ juga
didukung oleh Rostiawati (2022: 55) yang menyebutkan organizational
citizenship behavior merupakan perilaku karyawan yang mengerjakan tugas
lebih dari yang ditugaskan kepadanya berdasarkan keinginannya sendiri demi
membantu organisasi mencapai tujuannya. Pendapat lain yang sama diutarakan
oleh Robbins (2008: 27) yang mengatakan jika Organizational Citizenship
Behavior adalah perilaku bebas yang bukan bagian dari persyaratan pekerjaan
formal karyawan, dan berkontribusi pada lingkungan psikologis dan sosial
ditempat kerja. Van Dyne et al (dalam Titisari, 2014: 6), mengatakan bahwa
OCB adalah perilaku yang memberikan kontribusi positif, dimana organisasi
mendapatkan keuntungan darinya.
