Indikator Organizational Citizenship Behavior (OCB)


Organizational Citizenship Behavior (OCB) dianggap sebagai suatu
perilaku di tempat kerja yang sesuai dengan penilaian pribadi yang melebihi
persyaratan kerja dasar seseorang (Munir, 2020). Perilaku organisasional bisa
memaksimalkan efesiensi dan produktivitas karyawan maupun organisasi yang
pada akhirnya memberi kontribusi pada fungsi efektif dari suatu organisasi.
Berikut Indikator dari Organizational Citizenship Behavior (OCB) menurut
(Rostiawati, 2022)

  1. Altruism
    Menunjukkan suatu pribadi yang lebih mementingkan kepentingan
    orang lain dibandingkan dengan kepentingan pribadinya. Misalnya,
    karyawan yang sudah selesai dengan pekerjaannya membantu
    karyawan lain dalam menghadapi pekerjaan yang sulit, atau dengan
    sukarela membantu karyawan lain yang sudah overload dengan
    pekerjaannya.
  2. Courtesy
    Menanggapi informasi tentang kejadian-kejadian maupun perubahan-
    perubahan dalam organisasi, mengikuti perubahan-perubahan dan
    perkembangan-perkembangan dalam organisasi, membaca dan
    mengikuti pengumuman-pengumuman organisasi. Membuat
    pertimbangan dalam menilai apa yang terbaik untuk organisasi.
  3. Civic Virtue
    Terlibat dalam aktivitas organisasi dan peduli terhadap kelangsungan
    hidup organisasi. Secara sukarela berpartisipasi, bertanggung jawab
    dan terlibat dalam mengatasi masalah-masalah organisasi demi
    kelangsungan organisasi. Karyawan juga aktif mengemukakan
    gagasan-gagasannya serta ikut mengamati lingkungan bisnis dalam
    hal ancaman dan peluang. Misalnya, aktif berpartisipasi dalam rapat
    organisasi.
  4. Conscientiousness
    Suatu perilaku yang menunjukkan upaya sukarela untuk
    meningkatkan cara dalam menjalankan pekerjaannya secara kreatif
    agar kinerja organisasi meningkat. Perilaku tersebut melibatkan kreatif
    dan inovatif secara sukarela untuk meningkatkan kemampuannya
    dalam bekerja demi peningkatan organisasi. Karyawan tersebut
    melakukan tindakan-tindakan yang menguntungkan organisasi
    melebihi dari yang disyaratkan, misalnya berinisiatif
    meningkatkan kompetensinya, secara sukarela mengambil
    tanggung jawab diluar wewenangnya. Misalnya, mengikuti seminar
    dan kursus yang di sediakan organisasi.
  5. Sportmanship
    Menunjukkan suatu kerelaan/toleransi untuk bertahan dalam suatu
    keadaan yang tidak menyenangkan tanpa mengeluh. Perilaku ini
    menunjukkan suatu daya toleransi yang tinggi terhadap lingkungan
    yang kurang atau bahkan tidak menyenangkan. Tidak hanya menahan
    ketidakpuasan tetapi individu tersebut harus tetap bersikap positif
    serta bersedia mengorbankan kepentingannya sendiri demi
    kelangsungan organisasi. Misalnya, saat dirinya tidak nyaman dengan
    kondisi pekerjaannya.
    Indikator-indikator organizatial citizenship behavior menurut (Setyowati &
    Puspitadewi, 2023) antara lain :
  6. Altruism
    Perilaku membatu rekan kerja yang menghadapi kesulitan yang berkaitan
    erat dengan tuags operasional organisasi tanpa ada paksaan.
  7. Conscientiousness
    Perilaku yang ditunjukan melebihi syarat minimal yang dikehendaki
    perusahaan, seperti hadir lebih awal, memanfaatkan waktu kerja dengan
    maksimal.
  8. Sportsmanship,
    Perilaku positif terhadap organisasi, dengan memberikan toleransi atau
    tidak mengeluh ataupun menuntut terhadap kondisi yang kurang ideal
    dalam organisasi.
  9. Courtessy
    Perilaku menjaga hubungan baik dengan sesame rekan kerja, mencegah
    konflik supaya terhindar dari masalah interpersonal.
  10. Civic Virtue
    Perilaku yang mencerminkan turut serta bertanggung jawab dan
    berpartisipasi pada keberlangsungan organisasi