Menurut Purnamie Titisari (2014) peningkatan Organizational
Citizenship Behavior juga ikut dipengaruhi oleh faktor internal yang
berasal dari diri karyawan sendiri, antara lain adalah kepuasan bekerja,
komitmen terhadap organisasi, dan kepribadian, moral karyawan, dan
motivasi.
Menurut (Robbins, 2006) karyawan yang puas terhadap
pekerjaannya berkemungkinan untuk bersikap baik dan berbicara positif
tentang perusahaan, membantu rekan kerja, dan mengerjakan tugas kerja
melampaui perkiraan normal, serta karyawan yang puas mungkin patuh
terhadap panggilan tugas, karena mereka ingin mengulang pengalaman-
pengalaman positif mereka.
Adanya kepuasan terhadap pekerjaan yang dimiliki oleh karyawan
juga menjadi faktor penting untuk membentuk Organizational Citizenship
Behavior. Karyawan yang memiliki kepuasan yang tinggi akan berusaha
pula untuk bekerja secara maksimal, sesuai dengan kepentingan dan tujuan
perusahaan.
Pendapat diatas juga didukung penelitian terdahulu yang dilakukan
oleh Yuliana M. Sengkey (2018) yang berjudul “The Influence Of Job
Satisfaction And Organizational Commitment On Employee
Organizational Citizenship Behavior At Sekretariat Daerah Kabupaten
Minahasa Tenggara” yang menunjukkan bahwa kepuasan kerja
berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship
Behavior Demikian juga penelitian yang dilakukan oleh Liawati (2023)
yang menujukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan
terhadap Organizational Citizenship Behavior
