Indikator kinerja adaptif menurut Charbonnier-Voirin and Roussel (2012)
dalam (Kaltiainen & Hakanen, 2022) meliputi :
Penelitian ini indikator yang digunakan adalah merujuk pada kuesioner.
- Adaptive Stress Management : Kemampuan individu untuk mengelola
stress, tetap produktif dalam situasi stress, menjaga keseimbangan emosi,
serta mengelola tekanan kerja dengan baik. - Adaptive Reactivity: Kecepatan dan fleksibilitas individu dalam
merespons perubahan lingkungan atau situasi kerja. - Adaptive Creativity: Kemampuan individu dalam menghasilkan solusi
inovatif ketika menghadapi perubahan atau tantangan baru. - Interpersonal Adaptivit: Kemampuan individu dalam menyesuaikan
perilaku dan interaksi sosial dalam lingkungan kerja yang dinamis.
Indikator kinerja adaptif menurut Charbonnie-Voirin et al., (2010) dalam
(Bataineh et al., 2022). Lima dimensi berikut sering digunakan: - Learning: Kemampuan untuk memperoleh, memahami, dan menerapkan
pengetahuan atau keterampilan baru yang diperoleh melalui pengalaman,
pendidikan, dan pelatihan. - Managing unexpected situation and emergencies: Kemampuan untuk
tetap tenang, cepat menilai kondisi, dan mengambil tindakan tepat saat
menghadapi kejadian darurat atau perubahan mendadak yang
memerlukan respon segera. - Creative problem solving: Kemampuan menghasilkan solusi inovatif dan
efektif terhadap masalah yang kompleks atau tidak biasa. - Work stress management: Strategi dan teknik yang digunakan individu
untuk mengendalikan dan mengurangi tekanan psikologis akibat beban
kerja, tenggat waktu, dan konflik di tempat kerja agar tetap produktif dan
sehat secara mental. - Interpersonal compatibility: Kemampuan dan kesesuaian seseorang
dalam berinteraksi, bekerjasama, dan membangun empati untuk
menciptakan lingkungan kerja yang harmonis
