Metode-Metode Analisis dalam Manajemen Konstruksi (11)

10. Analisis kelayakan ekonomi

Analisis kelayakan ekonomi digunakan terutama pada tahap awal atau pra-konstruksi untuk menentukan apakah suatu investasi pembangunan layak dilaksanakan. Metode yang sering dipakai meliputi Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit-Cost Ratio (BCR), dan Payback Period.

NPV dapat dirumuskan sebagai:

NPV=∑t=0nCFt(1+r)tNPV = \sum_{t=0}^{n} \frac{CF_t}{(1+r)^t}NPV=t=0∑n​(1+r)tCFt​​

dengan CFtCF_tCFt​ sebagai arus kas pada periode ke-ttt, rrr sebagai tingkat diskonto, dan nnn sebagai umur analisis proyek. Secara umum, proyek dinilai layak jika NPV bernilai positif, karena nilai kini manfaat bersih lebih besar daripada investasi yang dikeluarkan.

Analisis kelayakan sangat penting untuk proyek komersial, perumahan, fasilitas industri, jalan tol, serta proyek infrastruktur publik. Untuk proyek pemerintah, analisis dapat diperluas dengan manfaat sosial, ekonomi regional, lingkungan, dan layanan publik, sehingga tidak semata-mata mengandalkan keuntungan finansial langsung