Model proses keputusan konsumen
Salah satu kerangka paling berpengaruh adalah model Engel–Kollat–Blackwell yang kemudian berkembang menjadi Engel–Blackwell–Miniard atau EKB/EBM model. Model ini melihat keputusan konsumen sebagai proses berurutan yang dipengaruhi oleh input informasi, pemrosesan informasi, proses keputusan, dan variabel individual maupun lingkungan.eprints.bournemouth.ac+1
Model yang lebih mutakhir menguraikan tujuh tahap keputusan konsumen: pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif sebelum pembelian, pembelian, konsumsi, evaluasi pascakonsumsi, dan pelepasan atau penghentian penggunaan produk.aaltodoc.aalto
| Tahap | Penjelasan | Contoh pada layanan fintech |
|---|
| Tahap | Penjelasan | Contoh pada layanan fintech |
|---|---|---|
| Pengenalan kebutuhan | Konsumen menyadari kesenjangan antara kondisi aktual dan kondisi yang diinginkan | Konsumen merasa pembayaran tunai tidak praktis |
| Pencarian informasi | Konsumen mencari informasi dari memori, keluarga, iklan, ulasan, dan media digital | Mencari aplikasi pembayaran atau investasi yang aman |
| Evaluasi alternatif | Konsumen membandingkan manfaat, biaya, risiko, reputasi, dan fitur | Membandingkan biaya administrasi, keamanan, dan kemudahan aplikasi |
| Keputusan pembelian/penggunaan | Konsumen memilih merek, kanal, waktu, dan metode transaksi | Mengunduh dan mendaftarkan diri pada satu aplikasi |
| Konsumsi | Konsumen menggunakan produk atau layanan | Menggunakan aplikasi untuk membayar atau berinvestasi |
| Evaluasi pascakonsumsi | Konsumen menilai apakah kinerja sesuai harapan | Menilai kecepatan transaksi, layanan pelanggan, dan keamanan |
| Disposisi | Konsumen memperpanjang penggunaan, berhenti, mengganti, atau merekomendasikan | Tetap memakai, menghapus aplikasi, atau merekomendasikannya kepada teman |
Proses tersebut tidak selalu berlangsung secara panjang dan sadar. Untuk pembelian rutin dengan risiko rendah—misalnya membeli merek minuman yang biasa dikonsumsi—konsumen dapat menggunakan kebiasaan. Sebaliknya, untuk keputusan dengan risiko finansial, sosial, atau psikologis tinggi—misalnya investasi, kredit digital, kendaraan, atau pendidikan—konsumen cenderung mencari informasi lebih banyak dan mengevaluasi alternatif secara lebih mendalam.
