Menurut Arfan (2008 ), pengertian dari akuntansi sumber daya manusia
adalah :
“Merupakan proses pengidentifikasian dan pengukuran data mengenai
sumber daya manusia serta pengkomunikasian informasi tersebut
kepada pihak-phak yang berkepentingan”.
Menurut Belkoui (1985) dalam Harahap ( 2011 : 424), akuntansi SDM
adalah sebagai suatu proses mengidentifikasikan, mengukur data tentang sumber
daya manusia dan mengkominikasikan informasi ini kepada pihak yang
berkepentingan.
Menurut Harahap (2011 :424), ada tiga fungsi dari ASDM yang di
ungkapkan oleh Belkoui(1985), yaitu :
- Sebagai kerangka kerja untuk membantu pengambilan keputusan di
dalam SDM. - Memberikan informasi kuantitatif tentang biaya dan nilai SDM
sebagai unsur organisasi. - Dan memotivasi manajer mengadopsi informasi SDM dalam
pengambilan keputusan yang menyangkut orang.
Menurut Harahap (2011 : 425) sendiri, secara umum fungsi ASDM ini
adalah sebagai berikut : - Untuk melengkapi informasi tentang nilai SDM untuk digunakan
dalam proses pengambilan keputusan tentang perolehan, alokasi,
pengembangan, pemeliharaan, SDM agar tercapai efektivitas tujuan
organisasi. - Untuk memberikan informasi kepada manajer personalia agar dia
dapat secara efektif memonitor dan menggunakan SDM - Memberikan indikator dalam pengawasan aktiva. Misalnya apakah
aktiva ini dipertahankan; dijual atau dinaikan; berapakah nilainya;
apakah nilai sumber daya ini berkurang atau naik selama suatu
periode tertentu? - Membantu pengembangan prinsip manajemen dengan menjelaskan
akibat keuangan dari berbagai praktik ASDM.
