Karakteristik Budaya Organisasi


Robbins dan Judge (2019) menyatakan bahwa berikut ini adalah ciri-ciri
budaya organisasi:
1) Tempat kerja aktual
Kondisi fisik di area kerja yang dapat memberikan dampak kepada karyawan
dikenal dengan istilah budaya organisasi fisik. Berdasarkan pandangan Siagian
(2019), aspek-aspek dari budaya organisasi fisik meliputi beberapa elemen
penting, yaitu:

  1. Kreativitas dan keberanian mengambil risiko: Tingkat dorongan yang
    diberikan kepada karyawan untuk berpikir kreatif dan berani menghadapi
    tantangan.
  2. Fokus pada kedetailan: Tingkat tuntutan terhadap karyawan dalam hal
    ketelitian, kemampuan analisis, dan perhatian pada hal-hal mendetail.
  3. Fokus pada pencapaian: Tingkat prioritas manajemen terhadap capaian
    dibandingkan dengan strategi dan prosedur yang digunakan untuk
    meraihnya.
  4. Kepedulian terhadap SDM: Tingkat pertimbangan manajemen mengenai
    dampak keputusan mereka terhadap individu-individu dalam organisasi.
  5. Kerja sama tim: Tingkat desain aktivitas kerja organisasi yang
    mengutamakan kolaborasi tim dibandingkan pencapaian individual.
  6. Sikap kompetitif: Tingkat kompetitivitas dan ketegasan anggota organisasi
    dibandingkan dengan sikap santai.
  7. Konsistensi: Tingkat prioritas organisasi untuk mempertahankan kondisi
    yang sudah ada dibandingkan dengan melakukan pengembangan.